BERITASEMBILANCOM| SURABAYA,- Kawanan pencuri spesialis sepeda motor dibekuk Dirreskrimum Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim). Enam pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut berasal dari Pasuruan, yakni berinisial SA (34), F (39), S (37), MT (33) dan J (38) dibekuk Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim). Para pelaku ditangkap di rumahnya.

“Kelima pelaku ini dibekuk setelah Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mendapat informasi, ada seseorang yang menawarkan sepeda motor hasil begal masyarakat di wilayah Pasuruan. Tim langsung melakukan penyelidikan,” ungkap Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gupuh Setiyono di Mapolda Jatim, Kamis 22 Agustus.

Selanjutnya, mereka melakukan upaya transaksi dengan penjual tersangka MT dan berhasil ditangkap di Jalan Raya Grati Kabupaten Pasuruan dengan menyita satu unit sepeda motor matic sekita pukul 02.00 WIB pada Rabu (14/8).

Kemudian dari pengembangan tim Jatanras berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor tersebut yaitu tersangka SA, S, F, dan penadah tersangka J. Dari penyelidikan, para pelaku melakukan perbuatan pencurian secara bersama sama.

“Objek yang dicuri adalah sepeda motor yang terparkir dengan cara merusak kunci menggunakan kunci T. Pelaku juga mengambil sepeda motor dengan keadaan kunci sepeda motor menempel, ” katanya.

Dari hasil pengakuan tersangka dihadapan penyidik, para pelaku beroperasi di sejumlah tempat yang berbeda. Yakni Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik dan Kecamatan Pacet Kabupaten  Mojokerto.

Selain itu, Polda Jatim menyita barang bukti sebanyak 29 unit sepeda motor, lima buah handphone, dua buah mata kunci T dan sebuah clurit.

“Sepeda motor hasil curian ini dijual ke penadah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Gupuh.

Dalam perkara ini, pasal yang dipersangkakan pada SA, F dan S adalah pasal 365 KUHP dan atau pasal 363 KUHP subsider pasal pasal 362 KUHP Jo Pasal 65 KUHP tentang pencurian. Kemudian tersangka MT dan J disangkakan pasal 481 KUHP subsider pasal 480 KUHP tentang penadah.

“Dari keenam pelaku, tiga diantaranya ditembak kakinya karena melawan petugas saat hendak ditangkap,” pungkas Gupuh. [RED]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini