BERITASEMBILAN.Com-Tana Toraja. Kontingen PGRI Tana Toraja akan tampil meriah pada defile pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidrap.
Sebanyak 1.000 guru dari Tana Toraja dijadwalkan mengikuti defile pembukaan. Dari jumlah tersebut, 200 peserta akan tampil mengenakan busana adat khas Tana Toraja.
Sekretaris PGRI Tana Toraja, Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd., mengatakan, keikutsertaan peserta defile dengan busana adat merupakan bagian dari upaya menampilkan identitas budaya Tana Toraja pada ajang Porsenijar PGRI Sulsel.
“Kontingen PGRI Tana Toraja akan mengikuti defile sebanyak 1.000 guru. Sebanyak 200 di antaranya tampil menggunakan busana adat Tana Toraja,” kata Yulius kepada media, Ahad sore, 28 Juni 2026.
Mobilisasi kontingen PGRI Tana Toraja ke lokasi Porsenijar dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli 2026.
Kontingen tersebut direncanakan akan dilepas secara resmi oleh Bupati Tana Toraja pada 1 Juli 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Tana Toraja.
Selain mempersiapkan defile, PGRI Tana Toraja juga menargetkan prestasi pada sejumlah mata lomba.
Yulius menyebut, kontingen Tana Toraja menargetkan tiga medali emas dari cabang paduan suara, vokal grup, dan solo putra.
Menurutnya, cabang paduan suara menjadi salah satu unggulan Tana Toraja. Pada Porseni PGRI Sulsel sebelumnya yang digelar di Kabupaten Soppeng, Tana Toraja berhasil meraih juara II pada cabang tersebut.
Pada Porsenijar 2026 di Sidrap, target tersebut ditingkatkan menjadi juara I.
“Latihan paduan suara sudah berjalan aktif sejak Maret 2026. Sementara cabang olahraga lainnya juga telah melakukan seleksi atlet dalam beberapa waktu terakhir,” jelasnya.
Yulius optimistis PGRI Tana Toraja dapat bersaing dan meraih prestasi terbaik pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
“Kami optimistis dengan persiapan dan semangat kebersamaan, PGRI Tana Toraja mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik,” tandasnya.***


















