BERITASEMBILAN.Com-Gowa. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) bagi guru di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.
Kegiatan bertajuk “Transformasi Media Pembelajaran Digital melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Abad ke-21” itu berlangsung di Aula Ekowisata Butta Resort Bili-Bili, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sabtu, 27 Juni 2026.
Pelatihan tersebut diikuti 35 guru se-Kecamatan Parangloe.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan sebagai pendukung pembelajaran yang inovatif, kreatif, adaptif, serta relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Pelatihan menghadirkan tiga narasumber dari Program Studi Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar, yakni Dr. St. Haniah, M.Pd., Dr. Nur Riswandy Marsuki, M.Si., dan Dr. Sitti Asnaeni, M.Pd.
Ketiganya membagikan pengalaman dan keterampilan praktis kepada para guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran.
Pada sesi pertama, peserta dibekali keterampilan membuat media pembelajaran menggunakan platform digital Canva.
Para guru diperkenalkan dengan teknik mendesain bahan ajar yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Melalui materi tersebut, guru diharapkan mampu meningkatkan motivasi serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Sesi kedua membahas pemanfaatan Meta AI sebagai alat bantu dalam menyusun materi presentasi.
Peserta mempraktikkan cara memperoleh ide, menyusun kerangka materi, hingga menghasilkan konten untuk slide PowerPoint secara lebih cepat, sistematis, dan efektif.
Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu guru menghemat waktu dalam menyiapkan perangkat ajar, sekaligus meningkatkan kualitas media pembelajaran.
Pada sesi terakhir, peserta memperoleh materi mengenai teknik penulisan artikel yang baik dan mudah.
Materi tersebut mencakup cara menentukan topik, menyusun kerangka tulisan, mengembangkan isi artikel, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung penulisan karya ilmiah maupun artikel populer.
Salah seorang narasumber, Dr. Nur Riswandy Marsuki, M.Si., menegaskan bahwa Artificial Intelligence bukan pengganti peran guru.
Menurutnya, AI merupakan alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas, kreativitas, dan produktivitas guru dalam proses pembelajaran.
“Penguasaan teknologi digital dan AI merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan saat ini. Guru perlu terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memanfaatkan berbagai platform digital secara bijak, kritis, dan produktif demi menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan.
Salah seorang peserta, Hj. Ratnawaty, S.Pd., Gr., guru SD Batangkaluku, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberi wawasan baru bagi guru dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Kami berharap pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar kompetensi guru semakin meningkat seiring perkembangan teknologi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan literasi digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.
Para guru diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. ***


















