BERITASEMBILAN.Com-Sidrap. Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Klinik Proposal Disertasi bagi mahasiswa Program Doktor Administrasi Publik sebagai upaya meningkatkan kualitas penelitian sebelum memasuki tahapan Seminar Proposal (Sempro).
Kegiatan yang berlangsung di Pascasarjana UMS Rappang, Sabtu (11/7/2026), diikuti 10 mahasiswa doktor dan dilaksanakan secara intensif bersama tim promotor sejak pagi hingga malam.
Dalam pembimbingan tersebut, setiap peserta mempresentasikan perkembangan proposal disertasinya, kemudian memperoleh masukan terkait fokus penelitian, kerangka konseptual, metodologi penelitian, hingga penguatan unsur kebaruan (novelty) agar memenuhi standar akademik program doktor.
Adapun peserta yang mengikuti klinik proposal disertasi yakni H. Syaharuddin Alrif, Herwin, Adli Lukman, dr. Eddy Arsyad, Hj. Ema Amaliah, Ahmad, Andi Mulyadi, Kamaruddin Sellang, Uli Nuha, dan M. Hatta.
Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kualitas riset doktoral menjadi salah satu prioritas universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing akademik.
“Disertasi yang berkualitas lahir dari proses pembimbingan yang berkesinambungan. Karena itu, universitas terus mendorong kolaborasi yang kuat antara mahasiswa dan tim promotor agar setiap penelitian memiliki nilai ilmiah, inovasi, dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu akademik yang diterapkan pada Program Doktor Administrasi Publik.
“Sebelum mengikuti Seminar Proposal, mahasiswa diwajibkan menuntaskan seluruh luaran mata kuliah pada semester pertama dan kedua. Tahapan ini menjadi indikator bahwa mahasiswa telah memiliki bekal keilmuan dan metodologi yang memadai untuk menyusun proposal disertasi,” ujarnya.
Menurutnya, pembimbingan secara intensif dilakukan agar penelitian mahasiswa tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu administrasi publik, kebijakan publik, dan tata kelola pemerintahan.
Salah seorang peserta, Hj. Ema Amaliah, mengaku pembimbingan yang dilakukan secara intensif memberikan banyak masukan dalam menyempurnakan proposal disertasinya.
Menurutnya, arahan para promotor membantu memperjelas kerangka teori, memperkuat metodologi penelitian, serta mempertajam unsur kebaruan penelitian sehingga lebih siap menghadapi Seminar Proposal Disertasi.
Melalui kegiatan tersebut, UMS Rappang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya riset yang berkualitas di lingkungan Pascasarjana.
Pembimbingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat mempercepat penyelesaian studi mahasiswa doktor sekaligus menghasilkan lulusan yang mampu melahirkan publikasi ilmiah bereputasi serta rekomendasi kebijakan yang memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional.


















