Enrekang. Hari ini Sabtu 21 Juni 2025 PGRI Enrekang merupakan kabupaten dan kota ke-16 yang menggelar konferensi. Pertemuan rutin sekali lima tahun ini digelar di Baraka dihadiri 12 pengurus cabang dan para undangan lainnya.
Konferensi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Enrekang diwakili oleh Plh Sekretaris Daerah, Suparman, SH. Saat memberi sambutan dia menegaskan, pemerintah daerah melihat PGRI sebagau mitra strategis, bukan hanya sebagai organisasi profesi tetapi pilar perubahan sosial bekerja senyap tapi berdampak luas.
Sekda Enrekang meminta kepada peserta konferensi melakukan proses secara demokratis, terbuka dan menjunjung etika organisasi.
Sosok yang jadi pengurus adalah figur yang masih aktif hingga akhir masa jabatan organisasi. Sosok yang memahami persoalan mendasar para guru dan dunia pendidikan.
Selain itu juga merupakan figur yang memiliki komitmen kuat terhadap profesi guru. Figur yang mampu membawa PGRI ke arah yang baik dan lebih bermakna.
Harapan lain agar ke depan PGRI makin mampu menjadi mitra konstruktif bagi pemerintah daerah. Mitra yang aktif memberi masukan sekaligus mendorong lahirnya inovasi pendidikan.
Wakil Ketua PGRI Provinsi Sulsel, Dr. Muhammad Basri, M.Pd pada sambutan pembukaan menegaskan, tanpa guru kita bukan siapa siapa, PGRI harus berkolaborasi dengan pemerintah Enrekang.
PGRI harus bermanfaat bagi guru guru terutama dalam peningkatan kompetensi guru, PGRI juga harus mampu menjawab permasalahan dan tantangan guru baik secara individu maupun sebagai profesi.
PGRI harus adaptif terhadap perubahan dan dinamika kekinian dalam perkembagan dunia terutama di era digitalisasi pendidikan.
Menyukseskan pelaksanaan konferensi PGRI Provinsi Sulsel menugaskan para menguruns hadir selama proses konferensi. Para pengurus yang diberi mandat dan hadir di tengah peserta konferensi adalalah sebagai berikut;
Wakil Ketua, Dr.Muhammad Basri, M.Pd. Sekretaris Umum; Dr. Abdi, M.Pd; Wakil Sekretaris Umum; Dra. Hj. Salmiah Ali, M.Pd; Ketua Biro Olahraga; Drs. Suriadi, M.Pd; Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan, Hus Irmawati Usba, M.Pd.
Sesuai catatan sampai hari ini kabupaten dan kota yang belum menggelar konferensi adalah Kota Makassar, Gowa, Takalar, Pangkep, Barru, Parepare, Luwu, Bone. ***


















