BERITASEMBILAN.Com-Takalar. Pusat Pembinaan Keagamaan Masyarakat (PPKM) kembali menggelar pertemuan dai di Masjid Fastabiqul Khairat Mangalli pada Ahad (7/12/2025) ba’da Dzuhur. Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk merumuskan arah program kerja tahun 2026 sekaligus mengevaluasi capaian pembinaan keagamaan sepanjang tahun ini.
Kegiatan dipimpin langsung pembina PPKM, Dr. Takdir Asran, M.Pd, dan dihadiri para dai serta pengurus bidang keagamaan. Suasana rapat berlangsung penuh antusias dan diskusi mengalir dinamis, menandakan komitmen kuat PPKM dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Dr. Takdir menegaskan pentingnya kesiapan masjid dalam menyambut bulan suci Ramadan.“Masjid harus menjadi pusat pelayanan umat. Menjelang Ramadan, tata kelola masjid wajib diperkuat agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman dan tertib,” ujarnya.
Evaluasi Program 2025
Rapat dibuka dengan pemaparan evaluasi program kerja 2025. Sejumlah capaian diapresiasi, seperti peningkatan jumlah peserta kajian, berkembangnya kelas tahsin, serta pelaksanaan kegiatan pembinaan masyarakat. Namun, beberapa tantangan masih menjadi perhatian, di antaranya minimnya keterlibatan relawan serta perlunya optimalisasi dakwah digital.
Tiga Pilar Program Kerja 2026
Melalui proses musyawarah, PPKM menetapkan tiga program utama untuk tahun 2026:
- Penguatan Pendidikan Keagamaan (Tarbiyah)
Meliputi kelas tahsin pekanan, kajian tematik remaja, hingga program Sekolah Dai Muda yang bertujuan mencetak dai muda yang lebih kompeten. - Pelatihan Manajemen Masjid Menjelang Ramadan
Program unggulan yang akan digelar sejak Desember 2025 hingga Januari 2026. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus masjid agar lebih profesional dan adaptif menghadapi layanan Ramadan.
Materi pelatihan mencakup:- Administrasi dan keuangan masjid
- Penyusunan agenda Ramadan (tarawih, buka puasa bersama, itikaf, kajian)
- Manajemen kebersihan dan kenyamanan jamaah
- Pelayanan jamaah ibu dan anak
- Pemberdayaan pemuda masjid
- Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan masjid
Pelatihan juga rencananya menghadirkan pemateri profesional serta praktisi manajemen masjid modern.
- Pengembangan Dakwah Digital
Fokus pada produksi konten dakwah singkat, pengelolaan akun resmi PPKM, serta penerbitan buletin bulanan sebagai media informasi dan edukasi jamaah.
Selain merumuskan program kerja, rapat juga menetapkan penanggung jawab untuk setiap bidang guna memperkuat koordinasi. Agenda dakwah Desember 2025 pun dipastikan siap direalisasikan.
Pertemuan ditutup dengan doa dan pesan penguatan dari Dr. Takdir Asran.
“Dengan manajemen masjid yang baik, kita dapat menyambut Ramadan sebagai momentum pembinaan spiritual bagi seluruh jamaah,” tegasnya.
Fokus baru pada Pelatihan Manajemen Masjid Menjelang Ramadan, PPKM optimistis mampu memberikan layanan keagamaan yang lebih profesional dan berdampak bagi masyarakat Mangalli dan sekitarnya.***


















