BERITASEMBILAN.Com-Makassar. H. Abdullah Tintjo, S.Pd., M.Pd kembali menegaskan posisinya sebagai figur sentral di tubuh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barru. Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PGRI Barru periode 2025–2030 dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) PGRI Barru yang digelar di Lantai 6 Gedung Tower Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kabupaten Barru, Kamis 18 Desember 2025.
Keputusan aklamasi diambil setelah seluruh pemilik suara menyatakan dukungan bulat kepada Abdullah Tintjo sebagai calon tunggal. Total 84 pemilik suara yang terdiri dari 7 cabang dan 77 ranting sepakat mengusung kembali sosok guru senior tersebut untuk menakhodai organisasi profesi guru di Kabupaten Barru.
Tujuh cabang yang memiliki hak suara meliputi Mallusetasi, Soppeng Riaja, Balusu, Barru, Tanete Rilau, Tanete Riaja, dan Pujananting. Dalam sidang pleno, seluruh perwakilan cabang menyampaikan pandangan seragam, hingga forum menetapkan Abdullah Tintjo sebagai ketua terpilih tanpa melalui pemungutan suara.
Meski berujung aklamasi, dinamika internal sempat mengemuka menjelang Konferkab. Sejumlah nama disebut masuk dalam bursa bakal calon Ketua PGRI Barru, di antaranya Suhriman, S.Pd., M.Pd (Sekretaris Dinas Pendidikan Barru), Rosman, S.Pd., M.Pd (Kepala SMAN 1 Barru), Sirajuddin, S.Pd., M.Pd, Muhammad Passalowongi, S.Pd., M.Pd, Drs. H. Ahmad Jamaluddin, MM, Drs. Sardiman Sarif, M.Pd, hingga Dr. H. Irham Jalil Aliah, M.Pd. Namun, melalui proses musyawarah dan pertimbangan bersama, forum akhirnya mengerucut pada satu nama.
Rekam Jejak Panjang di Dunia Pendidikan
Abdullah Tintjo lahir di Barru, 6 Juni 1965. Ia mengawali pengabdian sebagai guru pada 1988 dan menutup masa tugasnya sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru pada 2023. Selama 35 tahun, ia terlibat langsung dalam dinamika pendidikan, mulai dari ruang kelas hingga pengelolaan kebijakan pendidikan daerah.
Ia menyelesaikan pendidikan Strata Dua (S2) di UNM pada 2008. Di organisasi PGRI, karier Abdullah Tintjo ditempuh dari bawah. Ia pernah menjabat Ketua Ranting, Ketua Cabang, hingga dipercaya menjadi Ketua PGRI Kabupaten Barru untuk periode pertama, sebelum kembali terpilih pada periode kedua.
Konsistensi perjalanan organisasi tersebut dinilai menjadi faktor utama kuatnya kepercayaan seluruh cabang dan ranting PGRI Barru.
Aktif di Berbagai Organisasi Sosial
Selain dikenal sebagai pendidik, Abdullah Tintjo juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Ia tercatat pernah memimpin dan terlibat di GMPP 45, Pemuda Muhammadiyah, BKPRMI, Karang Taruna, KNPI, AMPI, hingga Pramuka. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Fathul Birri.
Jejaring organisasi yang luas tersebut memperkuat posisinya sebagai figur penghubung antara guru, masyarakat, dan pemangku kebijakan di daerah.
Fokus Konsolidasi Internal
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Abdullah Tintjo menegaskan bahwa agenda awal kepemimpinannya adalah penguatan internal organisasi.
“Langkah pertama adalah konsolidasi internal, menyatukan kembali seluruh elemen PGRI agar organisasi berjalan solid dan fokus memperjuangkan kepentingan guru,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan terhadap pelaksanaan Konferkab.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Barru dan Bapak Wakil Bupati Barru atas dukungan penuh sehingga konferensi ini berjalan lancar dan sukses,” katanya.
Dengan pengalaman panjang, rekam jejak organisasi yang kuat, serta dukungan penuh dari 84 pemilik suara, Abdullah Tintjo diharapkan mampu memperkuat peran PGRI Barru sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Barru. ***


















