BERITASEMBILAN.Com-Soppeng. Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng menegaskan lagi komitmen sebagai kampus penguatan nilai kebangsaan dengan menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Rektorat UNIPOL, Jalan Salotungo, Jumat 19 Desember 2025.
Rektor UNIPOL Dr. H Andi Adawiah SE M.Si, kesempatan itu menegaskan perguruan tinggi tidak hanya berperan mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga bertanggung jawab membentuk karakter kebangsaan mahasiswa di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi informasi.
“UNIPOL berkomitmen menjadikan kampus sebagai ruang strategis pembentukan karakter, nilai kebangsaan, toleransi, dan integritas. Sosialisasi Empat Pilar ini sangat relevan untuk memperkuat civic education mahasiswa,” tegas Rektor UNIPOL dalam sambutannya.
Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota DPR/MPR RI Fraksi PKB Dapil Sulsel II, Drs. H. Andi Muawiyah Ramly, M.Si, sebagai narasumber utama. Ia mengulas pentingnya pemahaman dan internalisasi nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan akademik dan sosial.
Menurut Rektor UNIPOL, kehadiran MPR RI di lingkungan kampus menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran konstitusional mahasiswa sebagai generasi intelektual muda.
“Kampus harus menjadi benteng rasionalitas dan etika publik. Nilai kebangsaan tidak cukup dipahami secara normatif, tetapi harus hidup dalam riset, pengabdian masyarakat, dan interaksi sosial mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Muawiyah Ramly menekankan bahwa perguruan tinggi merupakan laboratorium pembentukan karakter kebangsaan. Ia menyebut Empat Pilar Kebangsaan sebagai kerangka etik dan normatif yang membimbing cara berpikir kritis dan bertindak sebagai warga negara.
“Mahasiswa harus mampu menjadikan nilai Pancasila dan konstitusi sebagai fondasi berpikir ilmiah dan bersikap di tengah masyarakat multikultural,” katanya.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan simbolis dari Andi Muawiyah Ramly kepada UNIPOL, berupa perlengkapan olahraga, buku karya tulis, serta 50 kuota aspirasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi mahasiswa.
Rektor UNIPOL menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut dan menilai bantuan itu sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap akses pendidikan tinggi dan pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
“Kami berharap sinergi antara kampus dan lembaga negara seperti ini terus berlanjut demi melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab kebangsaan,” pungkasnya.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini sekaligus menegaskan posisi UNIPOL sebagai kampus yang konsisten menanamkan nilai kebangsaan di tengah dinamika perubahan zaman. ***


















