BERITASEMBILAN.Com-Soppeng. Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) kembali menunjukkan komitmen dalam pengembangan kreativitas generasi muda melalui UNIPOL Fest Volume 2. Salah satu rangkaian kegiatan, Lomba Nyanyi Solo, digelar Ahad 1 Februari /2026 dan diikuti pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Soppeng. Lomba Nyanyi Solo ini berlangsung meriah di Auditorium Universitas Lamappapoleonro
Ketua Panitia Pelaksana UNIPOL Fest Vol. 2, Erfyan, kepada media Ahad malam 1 Februari 2026 mengatakan lomba tersebut menjadi ajang penyaluran dan adu bakat sekaligus pengembangan kreativitas generasi muda di bidang tarik suara.
“Peserta tampil dengan kemampuan terbaiknya. Antusiasme dan kualitas penampilan cukup tinggi,” ujar Erfyan.
Berdasarkan penilaian dewan juri, para pemenang Lomba Nyanyi Solo UNIPOL Fest Vol. 2 ditetapkan sebagai berikut:
Juara Lomba Nyanyi Solo
- Juara I: DDI Pattojo
- Juara II: SMA Negeri 5 Soppeng
- Juara III: MAN 1 Soppeng
Juara Harapan
- Harapan I: SMA Negeri 1 Soppeng
- Harapan II: MAN 2 Soppeng
- Harapan III: SMA Negeri 6 Soppeng
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak sekolah yang telah berpartisipasi. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan bakat serta mendorong kepercayaan diri pelajar.
UNIPOL Fest Volume 2 digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lamappapoleonro selama dua hari, Sabtu–Minggu (31 Januari–1 Februari 2026), di Kampus UNIPOL Soppeng, Jalan Salotungo. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus promosi kampus kepada pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat.
Selain lomba vokal solo, berbagai kompetisi turut dipertandingkan, di antaranya E-Sport Mobile Legends, videografi, tarompa, tarik tambang, dan fashion show.
Rektor Universitas Lamappapoleonro, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., secara resmi membuka kegiatan tersebut, Sabtu 31 Januari 2026. Pada sambutannya, ia menegaskan UNIPOL Fest mencerminkan dedikasi, kerja sama, dan semangat kebersamaan sivitas akademika UNIPOL.
“Kegiatan ini adalah cerminan nilai-nilai luhur yang kita junjung tinggi di universitas ini,” ujarnya.
Ia berharap UNIPOL Fest dapat meningkatkan soft skill peserta, baik mahasiswa maupun pelajar. Menurutnya, di tengah perubahan zaman yang cepat, mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik.
“Mahasiswa harus kreatif, komunikatif, dan berani mengambil peran. UNIPOL Fest adalah salah satu jawaban atas tantangan tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Andi Adawiah berharap kegiatan ini melahirkan generasi muda dan calon pemimpin masa depan yang mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, serta menciptakan solusi.
“Junjung tinggi sportivitas, etika, dan rasa saling menghargai. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan dan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan,” pungkasnya.


















