BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Keberhasilan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar membuka berbagai program studi baru, termasuk Fakultas Kedokteran, menarik perhatian STKIP Nuuwar Fakfak, Papua. Kampus tersebut berencana melakukan konsultasi untuk mempelajari strategi sukses pembukaan program studi (prodi) baru.
Ketua STKIP Nuuwar Fakfak, Dr. Nikodemus Yafet Tuturop, S.Pd., M.Pd, mengatakan, UKI Paulus dinilai berhasil mengelola dan mengembangkan prodi pada semua jenjang, mulai dari S1, S2 hingga S3, bahkan mampu membuka Fakultas Kedokteran dalam waktu pengurusan yang relatif singkat.
Hal itu disampaikannya di sela kunjungan benchmarking bersama 18 pimpinan perguruan tinggi swasta dan ketua yayasan ke Kampus UKI Paulus, Rabu (11/2/2026), di Gedung Lilin Rektorat UKI Paulus, Daya, Makassar.
“Keberhasilan tata kelola dan pengembangan prodi di UKI Paulus menjadi referensi penting bagi kami. Karena itu, STKIP Nuuwar Fakfak akan lebih intensif melakukan komunikasi dan konsultasi untuk mempelajari strategi pembukaan prodi baru,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini civitas akademika STKIP Nuuwar Fakfak tengah mempersiapkan perintisan tujuh prodi baru yang ditargetkan dapat terealisasi dalam waktu dekat.
Tujuh prodi yang diusulkan tersebut yakni S1 Pendidikan Guru PAUD/TK, S1 Pendidikan Jasmani, S1 Pendidikan Pariwisata, S1 Pendidikan Koperasi, S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan IPA, dan S1 Pendidikan Informatika.
Saat ini STKIP Nuuwar Fakfak membina dua program studi yakni; S1 Pendidikan Geografi dan S1 Pendidikan PGSD.
Doktor Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) di Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM) ini berharap, melalui konsultasi dan berbagi pengalaman dengan UKI Paulus, proses pembukaan prodi baru di STKIP Nuuwar Fakfak dapat berjalan lancar sesuai ketentuan. ***


















