BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Wisuda ke-87 Program Sarjana dan Pascasarjana di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Senin 16 Pebruari 2026.
Wisuda kali ini dinilai sebagai bukti konsistensi Unismuh Makassar dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Apresiasi tersebut disampaikan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX (LLDIKTI IX) melalui Kepala Bagian Umum, Syahruddin ST MM.
Menurutnya, wisuda tidak sekadar seremoni akademik, tetapi juga mencerminkan tata kelola perguruan tinggi yang sehat dan berkelanjutan.
“LLDIKTI Wilayah IX hadir bukan sebagai regulator yang berjarak, tetapi sebagai fasilitator dan pendamping bagi perguruan tinggi dalam peningkatan mutu akademik dan tata kelola yang baik,” ujarnya.
Syahruddin menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan wisuda menunjukkan sejumlah indikator penting, seperti kelulusan tepat waktu, peningkatan kompetensi lulusan, hingga kesiapan alumni bersaing di dunia kerja.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem penjaminan mutu yang selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).
Kelola 72 Program Studi
Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di wilayah kerja LLDIKTI IX, Unismuh Makassar saat ini mengelola 72 program studi.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di antara 224 perguruan tinggi swasta di wilayah tersebut.
Capaian itu ditopang oleh penguatan akreditasi program studi, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan profesor, produktivitas riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.
“Unismuh Makassar tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga menjadi motor penggerak kemajuan sosial dan intelektual masyarakat,” katanya.
Tiga Amanah Lulusan
Kepada para wisudawan dan wisudawati, Syahruddin menyampaikan tiga amanah utama.
Pertama, amanah keilmuan untuk menjaga integritas dan profesionalisme.
Kedua, amanah moral dengan menjunjung tinggi nilai keislaman dan kebangsaan.
Ketiga, amanah sosial untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di tengah percepatan transformasi digital dan meningkatnya tuntutan kompetensi global, lulusan perguruan tinggi dituntut adaptif, inovatif, dan kolaboratif.
“Jadilah pembelajar sepanjang hayat dan terus tingkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan zaman,” pesannya.
Ia turut mengutip pesan pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, bahwa pendidikan harus melahirkan manusia berkemajuan, berilmu, berakhlak, dan berdaya guna bagi umat dan bangsa.
LLDIKTI Wilayah IX, lanjutnya, berkomitmen terus mendampingi perguruan tinggi, termasuk Unismuh Makassar, dalam mendorong transformasi tata kelola yang akuntabel dan transparan, peningkatan mutu berkelanjutan, penguatan riset berdampak, serta perluasan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.
Di akhir sambutannya, Syahruddin menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan wali wisudawan atas kepercayaan yang diberikan, serta kepada para dosen atas dedikasi dalam mendidik generasi muda.
“Terbanglah tinggi dengan ilmu kalian, berjalanlah lurus dengan akhlak kalian, dan pulanglah membawa manfaat bagi sesama,” tutupnya. ***


















