BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar merintis pembukaan Program Studi (Prodi) Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen International Global Trade. Prodi ini diproyeksikan menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar internasional.
Anggota Tim Pembukaan Prodi S2 Manajemen Pascasarjana UPRI, Dr Sutardjo Tui SE MSi, mengatakan, program tersebut akan membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial dan strategi untuk beroperasi dalam lingkungan bisnis berskala global.
“Mahasiswa akan dipersiapkan memahami hukum perdagangan internasional, dinamika pasar global, hingga strategi ekspor-impor,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/2/2026) sore di Makassar.
Menurut Sutardjo, berkas administrasi pembukaan prodi telah dipresentasikan di Kantor LLDIKTI Wilayah IX dan mendapatkan rekomendasi untuk melanjutkan proses. Dokumen tersebut juga telah diunggah melalui aplikasi Kementerian Pendidikan Tinggi yang menangani perizinan pembukaan program studi.
UPRI Makassar saat ini menunggu terbitnya izin operasional. Jika izin tersebut keluar, sebanyak 28 calon mahasiswa disebut telah siap mendaftar sebagai angkatan pertama.
Ia menjelaskan, prodi ini didukung tenaga dosen bergelar doktor di bidang ekonomi manajemen yang memiliki pengalaman praktis di sektor perbankan dan perdagangan global.
“Kalau izin operasional sudah terbit, prodi Magister Manajemen dengan konsentrasi bisnis dan perdagangan global ini berpotensi menjadi yang pertama di Kawasan Timur Indonesia,” jelasnya.
Kurikulum Berbasis Global
Dalam proses pembelajaran, mahasiswa akan dibekali berbagai mata kuliah berbasis internasional, seperti International Business Environment, International Strategic Management, Global Marketing and Sales, hingga International Finance.
Selain itu, terdapat pula materi International Trade Law and Policy, Cross-Cultural Communication, International Operations and Supply Chain, Digital Business Management, Global Human Resource Management, Innovation and Entrepreneurship, serta Sustainability and Ethical Leadership dalam konteks global.
Sutardjo menilai, lulusan S2 Manajemen dengan fokus perdagangan global memiliki peluang kerja yang luas. Keterampilan yang dibangun dinilai relevan dengan kebutuhan industri di era globalisasi.
Peluang Karier Luas
Lulusan prodi ini berpeluang berkarier sebagai International Business Analyst, Business Development Manager (Global), International Marketing atau Brand Manager, hingga Export-Import Manager.
Selain itu, tersedia pula peluang sebagai Global Supply Chain Manager, Trade Policy Analyst atau konsultan perdagangan, International Finance Manager, hingga Management Consultant internasional.
“Bahkan terbuka peluang menjadi entrepreneur atau founder start-up global yang menyasar pasar internasional,” tambahnya.
Sektor industri yang berpotensi menyerap lulusan antara lain perusahaan multinasional, perusahaan ekspor-impor, konsultan bisnis internasional, logistik dan transportasi global, lembaga keuangan internasional, lembaga pemerintah, hingga NGO yang bergerak di bidang pembangunan ekonomi global.
Dr Sutardjo Tui lahir di Gorontalo pada 1957. Ia memiliki pengalaman panjang di dunia perbankan, sekitar 30 tahun berkarier di Bank Negara Indonesia (BNI).
Selama menjadi bankir, ia pernah menjabat sebagai Pemimpin Cabang Utama BNI Yogyakarta, Ambon, Parepare, serta Cabang Sengkang.
Adapun latar belakang akademiknya, dia menyelesaikan pendidikan S1 di STIE YPUP Makassar, S2 di STIA LAN Makassar, serta meraih gelar doktor Manajemen dari Program Pascasarjana UMI Makassar dengan predikat cum laude. (*)


















