Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Universitas Nusantara Harapan Siapkan 10 Prodi Menunggu Izin Alih Kelola dan Perubahan Nama Kampus

×

Universitas Nusantara Harapan Siapkan 10 Prodi Menunggu Izin Alih Kelola dan Perubahan Nama Kampus

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com- Makassar. Universitas Nusantara Harapan (UNH) yang berlokasi di Jl. HM. Yasin Limpo No. 42, Romangpolong Somba Opu Gowa sedang menunggu izin alih kelola serta izin perubahan nama kampus.

Kampus yang alih kelolah ini, dari pengelola Universitas Teknologi Sulawesi Utara ke pengelola UNH. Civitas akademika kampus sedang menunggu izin dari Kemenristeksaintek alih pengelola serta perubahan nama kampus.

Example 300x600

Demikian ditegaskan Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita Ma’had Manailil Ulum Guppi Samata, Drs Kadir Halid didampingi Rektor UNH, Prof Dr Jasruddin, M.Si kepada media, Jumat 3 April 2026 di Kopi Daeng Sija Mappala Makasar.

Ditegaskan, pengurusan dua izin ini sedang berproses di Kemenristeksaintek semoga dalam waktu dekat dilancarkan dan dimudahkan,  dan tahun 2026 segera menerima mahasiswa baru untuk 10 program studi yang akan ditawarkan.

Program studi yang ditawarkan adalah; S1 Ekonomi Pembangunan; S1 Ilmu Administrasi Negara; S1 Ilmu Komunikasi; S1 Ilmu Manajemen, S1 Perencanaan Wilayah dan Kota; S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Industri; S1 Teknik Lingkungan; S1 Teknik Sipil; dan S1 Teknologi Hasil Pertanian.

Kesiapan sarana dan prasana di lokasi kampus Samata kini dalam proses perampungan pembangunan. Selain itu beberapa bulan yang lalu juga telah merekrut puluhan dosen untuk 10 program studi yang bakal dikelolala.

Kadir Halid menegaskan, kalau kedua izin sudah keluar maka kampus akan mempersiapkan membuka prodi yang menjadi tuntutan masyarakat. Beberapa program studi yang akan dipertimbangkan dibuka termasuk, prodi teknik informatika, kedokteran dan ilmu kesehatan dan merintis pembukan prodi magister.

Drs Kadir Halid, menambahkan sarana infrastruktur pendidikan yang mulai dibangun di Samata Gowa ini  menepati lahan sekitar 14,4 hektar.

“Pesantren ini awalnya berdiri pada tahun 1972, pembangunan sarana pendidikannya dulu adalah bantuan dari Presiden Suharto kala itu, sebesar Rp 50 juta,” katanya.

“Saat ini Pesantren Guppi memgelola pendidikan mulai tingkat RA, MI, MTS, SMA, SMP, dan MA,” ungkap Kadir Halid. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *