Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Nini Untari, Ketulusan Penjaga Kebersihan Kampus yang Tak Pernah Lelah Mengabdi

×

Nini Untari, Ketulusan Penjaga Kebersihan Kampus yang Tak Pernah Lelah Mengabdi

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Fajar baru saja merekah, ketika Nini Untari sudah tiba di Lantai 5 Gedung Iqra, di ruang FISIP Unismuh Makassar.

Jam menunjukkan belum lewat pukul 06.30 WITA, tetapi tangannya telah sigap memulai rutinitas: menyapu, merapikan, memastikan setiap sudut ruangan bersih dan nyaman.

Example 300x600

Sejak 2019, perempuan kelahiran Makassar, 10 November 1972 ini mengabdikan dirinya sebagai petugas kebersihan di kampus tersebut.

Bagi Nini, pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab yang dijalani dengan kesungguhan dan keikhlasan.

Ia tinggal di kawasan Jl Syeik Yusuf 4. Gowa. Dari rumah sederhana itulah, setiap hari ia berangkat bekerja dan kembali pada sore hari sekitar pukul 15.30 WITA, setelah memastikan area yang menjadi tanggung jawabnya tetap terjaga kebersihannya.

Kepada media awal April 2026, Nini mengatakan, sebelum bekerja di lingkungan kampus, perjalanan hidup Nini tidak selalu mudah. Ia pernah bekerja di restoran Jepang dan juga berjualan di berbagai toko.

Beragam pengalaman itu menempa ketangguhan dan membentuk etos kerja yang kuat dalam dirinya.

“Saya kerja karena memang butuh untuk cari rezeki,” ujarnya sederhana.

Di balik kesederhanaannya, Nini menyimpan peran besar sebagai tulang punggung keluarga. Ia adalah ibu dari satu orang anak.

Suaminya bekerja serabutan, menjalani berbagai pekerjaan demi membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kondisi itu membuat Nini semakin teguh untuk terus bekerja dan tidak menyerah pada keadaan.

Kesehariannya, Nini dikenal sebagai sosok yang jujur dan dapat dipercaya. Tak jarang ia menemukan barang-barang berharga yang tertinggal di ruang kelas atau kantor dosen, mulai dari telepon genggam, dompet, hingga kunci kendaraan.

Namun, semua barang tersebut selalu ia amankan dan kembalikan kepada pemiliknya tanpa pernah tergoda untuk mengambil keuntungan.

Kepercayaan dari dosen dan lingkungan kampus pun tumbuh dari sikapnya yang konsisten menjaga integritas.

Meski pekerjaan yang dijalani tidak selalu mudah, Nini mengaku tetap menikmati setiap prosesnya. Lingkungan kerja yang nyaman dan hubungan baik dengan rekan kerja menjadi alasan ia betah bertahan hingga kini.

Jika pun terjadi perbedaan pendapat, ia memilih menyelesaikannya dengan cara baik-baik.

“Walaupun gajinya tidak seberapa, saya tetap bersyukur. Yang penting bekerja dengan baik dan ikhlas,” tuturnya.

Bagi Nini, bekerja bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi juga tentang menjaga amanah. Ia berharap dapat terus menjalankan pekerjaannya selama masih diberi kesehatan dan kekuatan.

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas kampus, sosok seperti Nini Untari mungkin kerap luput dari perhatian.

Namun, dari tangan-tangannya yang bekerja dalam diam, tercipta ruang-ruang belajar yang bersih, rapi, dan layak bagi banyak orang.

Sebuah pengabdian sederhana, tetapi penuh makna. (eka safitri dan ibrahimovic).***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *