BERITASEMBILAN.Com-Makassar.Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Tim Petroline dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Fakultas Teknik (FT) UMI meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Poster dan Best Video, dalam ajang Indonesia Chemical Reaction Car Competition yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.
Keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh penilaian juri, tetapi juga mendapat respons positif dari publik. Karya tim Petroline mencatat lebih dari 1.500 tanda suka untuk poster dan 1.300 tanda suka untuk video, menjadikannya salah satu karya dengan tingkat apresiasi tertinggi dalam kompetisi tersebut.
Tim Petroline UMI mengangkat inovasi pengembangan kendaraan berbahan bakar hidrogen sebagai solusi energi ramah lingkungan. Prototipe tersebut dikembangkan oleh lima mahasiswa lintas disiplin, yakni Mutiara Dwi Puspitasari, Dimas Rosikhul Fikri, Andi Tenri Awaru, dan Kabri dari Teknik Kimia FTI UMI, serta Khaeril Ahyar dari Teknik Mesin FT UMI.
Kolaborasi ini dinilai mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata di masyarakat, khususnya dalam menjawab tantangan krisis energi global dan transisi menuju energi bersih.
Dosen pembimbing tim, Dr. Ir. Andi Rina Ayu Astuti, ST., MT, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi mahasiswa dalam mengembangkan ide inovatif berbasis riset. Ia juga dikenal sebagai alumni UMI yang melanjutkan pendidikan melalui program PMDSU di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menyelesaikan pendidikan S2 dan S3 dalam kurun waktu lima tahun.
Menurutnya, sinergi antara dosen dan mahasiswa menjadi kunci utama dalam menghasilkan karya yang kompetitif di tingkat internasional. “Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang aplikatif dan berdampak,” ujarnya.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi UMI sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong inovasi dan riset mahasiswa. Di tengah perkembangan teknologi energi, gagasan mobil hidrogen yang diusung tim Petroline dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari solusi masa depan.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa dari kawasan Indonesia Timur mampu bersaing di tingkat global dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi berkelanjutan.


















