BERITASEMBILAN.Com-Palopo — Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat Tana Luwu dan Tana Toraja memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Kedatuan Luwu dalam rangka pemajuan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ratona Kantor Wali Kota Palopo, Selasa (20/1/2026).
Sebanyak 12 perguruan tinggi swasta di wilayah Luwu Raya terlibat dalam penandatanganan MoU tersebut, yakni Universitas Mega Buana Palopo, Universitas Andi Djemma Palopo, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Cokroaminoto Palopo, Universitas Kurnia Jaya Persada Palopo, STISIP Veteran Palopo, STIKes Kamanre Arunika Palopo, STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya, Politeknik Dewantara Palopo, Politeknik Maritim Palopo, Institut Toraja Raya Indonesia, serta AMIK Ibnu Khaldun Palopo.
Nota Kesepahaman ditandatangani bersama Yang Mulia (YM) Datu Luwu XL Andi Maradang Mackulau, SH., Opu To Bau, dengan fokus kerja sama pada pemajuan Tana Luwu melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua APTISI Komisariat Tana Luwu dan Tana Toraja, Prof. Dr. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi swasta yang berpartisipasi dan menunjukkan komitmen dalam penandatanganan MoU tersebut.
“Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk komitmen bersama antara perguruan tinggi swasta dan Kedatuan Luwu dalam mendorong pemajuan Tana Luwu melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap kesepahaman ini tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi diwujudkan dalam program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Prof. Nilawati.
Ia menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian budaya, serta penguatan karakter generasi muda yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal Tana Luwu.
Sementara itu, YM Datu Luwu XL Andi Maradang Mackulau mengapresiasi inisiatif APTISI yang dinilainya berhasil membangun sinergi dan kolaborasi antarpimpinan perguruan tinggi swasta di wilayah Luwu Raya.
“Saya mengapresiasi semangat APTISI yang mampu menggerakkan perguruan tinggi swasta untuk duduk bersama membangun kesepahaman. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga nilai budaya sekaligus mendorong kemajuan Tana Luwu secara berkelanjutan,” tuturnya.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi swasta dan Kedatuan Luwu dalam mendukung pembangunan daerah berbasis kearifan lokal, budaya, dan pengembangan keilmuan.


















