Makassar, – Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi melakukan perubahan nama Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi Jurusan Pariwisata dan Perhotelan.
Perubahan nama jurusan itu sesuai SK Rektor UNM, No 280/DST/UN36/HK/2026, tentang Perubahan Nama-Nama Jurusan di Lingkup Fakultas Teknik UNM Tahun 2026 ditandatangani Plt Rektor UNM, Farida Patitingi tertanggal, 5 Maret 2026.
Ketua Jurusan Pariwisata dan Perhotelan Fakultas Teknik UNM, Dr Hamidah Suryani, S.Pd,M.Pd mengatakan perubahan nama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas keilmuan jurusan sekaligus meningkatkan relevansi program studi dengan kebutuhan dunia kerja.
Hal itu disampaikan Dr Hamidah Suryani, saat ditemui di Kampus Parangtambung UNM, Makassar, Senin 16 Maret 2026.
Perubahan ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap perkembangan dunia pendidikan vokasional serta kebutuhan industri pariwisata dan hospitality yang terus berkembang.
Menurutnya, bidang keilmuan yang berkembang di jurusan tersebut selama ini sudah sangat berkaitan dengan sektor pariwisata, perhotelan, tata boga, serta tata busana yang merupakan bagian penting dari industri jasa dan hospitality.
“Perubahan nama dari Jurusan PKK menjadi Jurusan Pariwisata dan Perhotelan dilakukan agar lebih relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia industri. Saat ini sektor pariwisata dan hospitality berkembang sangat pesat dan membutuhkan tenaga profesional yang kompeten,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya nama PKK dinilai terlalu luas dan belum sepenuhnya merepresentasikan fokus keilmuan yang berkembang di lingkungan jurusan. Karena itu, perubahan nama ini diharapkan dapat memperjelas arah pengembangan akademik sekaligus meningkatkan daya saing lulusan.
“Dengan nama baru ini, masyarakat dan dunia industri dapat lebih mudah memahami kompetensi lulusan yang dihasilkan, khususnya di bidang pariwisata, perhotelan, kuliner, dan layanan hospitality,” jelasnya.
Selain itu, kata Dr Hamidah, perubahan nama jurusan juga menjadi bagian dari transformasi pendidikan tinggi agar lebih selaras dengan kebutuhan pembangunan sektor pariwisata nasional maupun daerah.
Ia menambahkan, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang terus berkembang dan berkontribusi besar terhadap perekonomian sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang terampil dan profesional.
“Melalui perubahan ini kami ingin memperkuat peran jurusan dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di industri pariwisata dan perhotelan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Sementara itu, perubahan nama jurusan tersebut juga telah melalui proses akademik di tingkat universitas. Peralihan nama tersebut sesuai hasil Rapat Senat Tertutup Universitas Negeri Makassar yang digelar pada 3 Oktober 2025 dan dipimpin Ketua Senat, Dr Reskiani Mas Bakar, S.Psi, M.Psi, Psikolog.
Saat ini Jurusan Pariwisata dan Perhotelan Fakultas Teknik UNM menaungi lima program studi, yaitu S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), S1 Pendidikan Vokasional Desain Fashion (PVDF), S1 Pendidikan Vokasional Seni Kuliner (PVSK), D4 Tata Boga, serta D3 Tata Busana.
Perubahan nama Jurusan Pariwisata dan Perhotelan Fakultas Teknik UNM diharap semakin mampu mencetak lulusan yang memiliki kompetensi di bidang hospitality, manajemen destinasi wisata, kuliner, serta industri kreatif berbasis fashion yang profesional dan berdaya saing. ***


















