BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Selayar, Masdar J Pratama, S.Kom., M.M menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun I Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Dalton Makassar pada 13–15 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai mitra BAN-PDM, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama, pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), serta Dewan Pendidikan dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
Rakorda ini juga menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat sinergi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak-pihak terkait dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di daerah masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Masdar J. Pratama bersama sejumlah mitra lainnya turut menandatangani naskah kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di wilayah Sulawesi Selatan.
Masdar J. Pratama didampingi Sekretaris Umum PGRI Selayar, Muhammad Arsyad, S.Pd, MM kepada media Sabtu 14 Maret 2026 mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menyambut positif kerja sama yang digagas BAN-PDM, karena dinilai dapat memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami merespons positif kerja sama ini karena kolaborasi berbagai pihak sangat penting untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di daerah masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mendukung berbagai kegiatan dan program yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan, termasuk program yang dilaksanakan oleh BAN-PDM.
“Semua kegiatan dan program yang ditempatkan di wilayah Kepulauan Selayar tentu akan kami dukung. Silakan memanfaatkan sarana dan prasarana milik pemerintah daerah untuk pelaksanaan program kerja,” katanya.
Penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar lembaga dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di satuan pendidikan.
“Pembinaan dan pengelolaan pendidikan harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan semua pihak agar kualitas pendidikan yang dihasilkan semakin baik,” ujarnya.
Menurutnya, implementasi kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperlancar komunikasi dan koordinasi Dikpora Kepulauan Selayar dengan para guru yang berperan sebagai asesor BAN-PDM.
Hal ini dinilai penting untuk memastikan proses akreditasi lembaga pendidikan dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah, tegasnya. ***
















