Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Ketua Andy Chaeruddin Patompo: Lulusan Universitas Patompo Harus Jadi Generasi Tangguh dan Rendah Hati

×

Ketua Andy Chaeruddin Patompo: Lulusan Universitas Patompo Harus Jadi Generasi Tangguh dan Rendah Hati

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com- Makassar. Ketua Yayasan Pembangunan Indonesia Makassar,  Andy Chaeruddin Patompo, SE, MBA, CCM menyampaikan pesan inspiratif kepada 227 lulusan Universitas Patompo dalam acara wisuda sarjana dan magister periode XXX Tahun Akademik 2025/2026, yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu 22 Oktober 2025.

Andy Chaeruddin menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar formalitas, melainkan bekal abadi yang akan melekat sepanjang hayat.

Example 300x600

“Pendidikan bukan hanya urusan gelar, tetapi sesuatu yang hidup bersama kita hingga akhir hayat. Pengetahuan adalah keharusan bagi setiap manusia,” ujarnya penuh makna.

Menurutnya, ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan harus selalu diperbarui seiring perkembangan zaman. Ia mendorong para lulusan untuk memanfaatkan ilmunya bagi kemaslahatan masyarakat dan menjadi agen perubahan di tengah era transformasi digital.

Andy juga menyoroti perubahan karakter lintas generasi yang memengaruhi pola pikir dan cara beradaptasi terhadap kemajuan teknologi. Ia menggambarkan generasi 80 tahun sebagai generasi pejuang, usia 60-an sebagai generasi loyal, usia 45–59 tahun mandiri dan pragmatis, sementara generasi milenial (22–44 tahun) lebih adaptif terhadap teknologi. Adapun generasi Z (13–27 tahun), katanya, telah tumbuh di dalam ekosistem digital.

“Alumni Universitas Patompo adalah generasi tangguh. Namun ke depan, kita akan berhadapan dengan generasi Alfa — generasi yang gandrung dengan kecerdasan buatan (AI). Karena itu, kampus harus adaptif dan siap menghadapi dunia baru yang serba digital,” tegas Andy.

Selain menekankan pentingnya literasi digital, Andy juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan nilai-nilai kearifan lokal, terutama prinsip sipakatau — saling menghargai sesama manusia — yang menjadi fondasi etika sosial masyarakat Bugis-Makassar.

“Jadilah seperti bintang kejora di langit — bersinar karena kerendahan hati dan manfaatnya bagi sesama. Gunakan ilmu kalian untuk hal-hal positif, karena itu akan menjadi ladang amal,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Andy juga mengungkapkan kabar gembira terkait rencana pembangunan kampus baru Universitas Patompo. Gedung yang semula dirancang empat lantai kini akan ditingkatkan menjadi lima lantai. Ia optimistis kehadiran fasilitas baru itu akan meningkatkan animo masyarakat untuk menempuh pendidikan di Universitas Patompo.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Yayasan Patompo juga tengah menyiapkan kolaborasi strategis dengan sejumlah perguruan tinggi di Makassar maupun di Pulau Jawa. Bentuk kerja sama itu meliputi pengembangan teknologi informasi dan rencana pembukaan program studi baru, termasuk Magister Manajemen (S2).

“Kami ingin Universitas Patompo tumbuh menjadi kampus yang kompetitif dan berdaya saing tinggi. Kuncinya ada pada kolaborasi dan inovasi,” tutup Andy penuh optimisme.

Pada prosesi wisuda ini turut hadir Kepala LLDIKTI Wilayah IX diwakili Kabag Umum, Syahruddin, ST.MM. Sosok Syahruddin ini adalah salah seorang alumni terbaik dari Universitas Patompo.  Saat ini yang jadi Rektor Universitas Patompo, Prof Dr H. Muh Yunus, M.Pd Wakil Rektor I Drs. H. Ahmad Hasyim, M.Si, Wakil Rektor II Dr. Rahmawati, S.E., M.Si, dan Wakil Rektor III Dr. M. Sri Yusal, S.Si., M.Si.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *