BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Keanggotaan (SIK), pengelolaan keuangan, dan jurnalistik Suara PGRI di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulsel, pada Jumat hingga Sabtu (27-28 Maret 2026). Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, meskipun semula menargetkan 72 peserta.
Ketua PGRI Sulsel, Prof. Dr. Hasnawi Haris, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan mempersiapkan Sulsel untuk menjadi tuan rumah Konferensi Kerja Nasional PGRI pada 2027. Prof. Hasnawi mengungkapkan komitmennya untuk menggerakkan organisasi secara lebih kolaboratif dan dinamis, dengan melibatkan seluruh biro dalam organisasi.
“PGRI Sulsel sudah bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita menjadi tuan rumah KKN PGRI 2027. Kami berharap melalui kolaborasi antar biro, seperti Biro Keanggotaan dan Digitalisasi Organisasi, Biro Komunikasi dan Informasi, serta kebendaharaan, kami dapat meningkatkan efektivitas dan transparansi organisasi,” ujarnya.
Transformasi Digital dan Keuangan
Sosialisasi Aplikasi SIK menjadi salah satu fokus dalam kegiatan ini, bertujuan untuk mempermudah pengelolaan data keanggotaan PGRI secara lebih akurat dan real-time. Dengan sistem ini, PGRI diharapkan dapat bergerak lebih modern, berbasis data, dan transparan dalam pengelolaan keuangan serta pelaporan anggotanya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Umum PB PGRI, Wijaya Kusuma, yang turut hadir sebagai narasumber, memberikan apresiasi terhadap inisiatif PGRI Sulsel. Menurutnya, aplikasi SIK dan program lainnya sangat penting dalam mendukung kinerja organisasi yang lebih efektif, efisien, dan terbuka.
“Langkah PGRI Sulsel ini sangat strategis untuk memastikan perkembangan organisasi yang transparan dan siap menghadapi tantangan digitalisasi. Ini akan memperkuat kapasitas PGRI sebagai organisasi profesi yang tidak hanya berfokus pada tenaga kependidikan, tetapi juga berbasis data,” ungkap Wijaya Kusuma.
Penguatan Peran Media Internal Suara PGRI
Tak hanya digitalisasi dan pengelolaan keuangan, acara ini juga menekankan pentingnya penguatan media internal PGRI, yaitu Suara PGRI, sebagai sarana komunikasi organisasi. Prof. Hasnawi mendorong seluruh pengurus daerah untuk aktif dalam mengembangkan pelatihan jurnalistik bagi anggota guna memperluas jangkauan syiar organisasi.
“Suara PGRI harus menjadi wadah bagi kita semua untuk saling berbagi informasi dan mendukung pengembangan kompetensi anggota dalam menyajikan berita yang akurat dan relevan,” katanya.
Persiapan Porseni PGRI di Sidrap
Selain itu, PGRI Sulsel juga tengah mempersiapkan agenda besar lainnya, yakni Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI yang akan berlangsung pada Juli 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antaranggota PGRI se-Sulsel serta memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas dan olahraga di kalangan pendidik.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pengurus PGRI Sulsel, di antaranya Wakil Ketua I Dr. Andi Ibrahim, M.Pd, Sekretaris Umum Dr. Abdi M.Pd, Wakil Sekretaris Umum I Dr. H. Muliono Caco, MM, M.Kes, serta Bendahara Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd. Selain itu, hadir pula Ketua Biro Komunikasi dan Informasi Dr. Muhammad Yahya, M.Si, dan Kepala Biro Keanggotaan dan Digitalisasi Organisasi Nuraeni Amir, S.Pd.
Segala persiapan ini, PGRI Sulsel optimistis akan menyukseskan Konferensi Kerja Nasional PGRI 2027 dan menjadikan Sulsel sebagai contoh dalam pengelolaan organisasi yang modern, transparan, dan berbasis data.***


















