Makassar. Sebanyak 9 mahasiswa Prodi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjalani program magang di RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa Gowa.
Mahasiswa peserta program magang ini secara resmi menuju ke lokasi lahan praktek Senin 19 Januari 2026. Mahasiswa ini diantar oleh dosen Prodi Gizi, Novia Nurul Chaerunnisa, S.Gz, M.Gz dan Ester Gabrielle A. Hartiono, S.Gz., M.Gz., Dietisien.
Dosen Prodi Gizi FIKK UNM, Novia Nurul Chaerunnisa, S.Gz, M.Gz kepada media Rabu 21 Januari 2026 mengatakan, magang gizi di RSUD Syekh Yusuf selama 5 pekan/rotasi, 2 pekan magang sistem penyelenggaraan makanan, 3 pekan magang gizi klinik.
Pada rotasi 1 magang gizi ini ada 9 mahasiswa, diantar 2 orang dosen prodi gizi FIKK UNM, dan 1 Clinical Instructor dari RSUD Syekh Yusuf. Rombongan mahasiswa ini disambut kepala bagian penyelenggaraan pelayanan RSUD Syekh Yusuf.
Sesuai rencana peserta magang di RSUD syekh Yusuf dibagi dalam 3 rotasi dengan total mahasiswa sebanyak 29 orang.
Kegiatan magang ini merupakan bagian integral dari proses pembelajaran akademik, khususnya menjembatani pengetahuan teoritis yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas praktik pelayanan gizi di fasilitas kesehatan, katanya
RSUD Syekh Yusuf sebagai lahan praktik yang strategis, karena memiliki sistem pelayanan gizi yang komprehensif, baik dalam aspek manajemen pelayanan gizi, pelayanan gizi klinik, maupun interaksi interprofesional dengan tenaga kesehatan lainnya.
Oleh karena itu, mahasiswa diharap dapat belajar tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada etika profesi, komunikasi dengan pasien dan tenaga kesehatan, serta pemahaman konteks sosial dan institusional pelayanan kesehatan, ungkapnya.
Novia menekankan kepada mahasiswa agar menjaga sikap profesional, disiplin, dan tanggung jawab selama praktik. Jadikan pengalaman di lahan praktik ini sebagai proses pembelajaran reflektif—mengamati, bertanya, menganalisis, dan mengevaluasi setiap praktik yang dijalani.
Dia juga ucapkan terima kasih kepada pihak RSUD Syekh Yusuf atas kesediaan dalam mendukung pendidikan calon tenaga gizi. Semoga kerja sama ini memberi manfaat timbal balik, baik bagi institusi pendidikan, rumah sakit, maupun peningkatan kualitas pelayanan gizi kepada masyarakat.
Magang Gizi 2026 disebar pada di beberapa lahan praktik dari berbagai Puskesmas, antara lain PKM Batua, PKM Toddopuli, PKM Maradekayya, PKM Minasaupa, PKM Mangasa, PKM Antang Raya, hingga PKM Antang Perumnas. Ada juga lokasi praktik desa seperti Desa Galesong Kota, Kampung Beru, dan Tarembang Takalar. ***
Kegiatan magang ini merupakan bagian integral dari proses pembelajaran akademik, khususnya menjembatani pengetahuan teoritis yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas praktik pelayanan gizi di fasilitas kesehatan.
RSUD Syekh Yusuf sebagai lahan praktik yang strategis, karena memiliki sistem pelayanan gizi yang komprehensif, baik dalam aspek manajemen pelayanan gizi, pelayanan gizi klinik, maupun interaksi interprofesional dengan tenaga kesehatan lainnya.
Oleh karena itu, mahasiswa diharap dapat belajar tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada etika profesi, komunikasi dengan pasien dan tenaga kesehatan, serta pemahaman konteks sosial dan institusional pelayanan kesehatan.
Novia menekankan kepada mahasiswa agar menjaga sikap profesional, disiplin, dan tanggung jawab selama praktik. Jadikan pengalaman di lahan praktik ini sebagai proses pembelajaran reflektif—mengamati, bertanya, menganalisis, dan mengevaluasi setiap praktik yang dijalani.
Dia juga ucapkan terima kasih kepada pihak RSUD Syekh Yusuf atas kesediaan dalam mendukung pendidikan calon tenaga gizi. Semoga kerja sama ini memberi manfaat timbal balik, baik bagi institusi pendidikan, rumah sakit, maupun peningkatan kualitas pelayanan gizi kepada masyarakat.***


















