BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jeneponto mendukung penuh pelaksanaan sosialisasi Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) dan pengelolaan keuangan organisasi serta pelatihan jurnalistik Suara PGRI sebagai langkah strategis memperkuat profesionalisme serta mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel di lingkungan organisasi.
Sosialisasi yang dilaksanakan oleh PGRI Sulsel yang dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu 27-28 Maret 2026 di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulsel.
Sosialisasi ini mencakup pengenalan Aplikasi Sistem Informasi Keanggotaan (SIK), pengelolaan keuangan organisasi, serta jurnalistik untuk Majalah Suara PGRI.
Pada kegiatan itu, PGRI Jeneponto mengutus Ketua Bidang Kominfo Sudirman, S.Pd.I, Bendahara Sudarni Sir, S.Pd., M.Pd, serta Wakil Bendahara Satrida Bahar, S.Pd., M.Pd.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam menghadapi era digitalisasi organisasi, sekaligus memperkuat tata kelola administrasi dan publikasi kegiatan PGRI agar lebih profesional dan transparan.
Ketua Bidang Kominfo PGRI Jeneponto Sudirman mengatakan, kegiatan dalam sesi sosialisasi keanggotaan digital, peserta diperkenalkan penggunaan aplikasi SIK PGRI yang memudahkan pendataan anggota secara terintegrasi dan akurat.
Melalui sistem ini, lanjut Sudirman seluruh anggota diharapkan dapat terdata dengan baik serta memperoleh layanan organisasi yang lebih optimal.
Hal penting lainnya dalam sosialisasi, yakni pengelolaan keuangan juga menjadi fokus penting. Pengurus dibekali pemahaman mengenai tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai aturan organisasi. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan anggota serta mendukung keberlangsungan program PGRI di daerah.
Untuk sesi jurnalistik peserta diberikan wawasan teknik penulisan berita yang baik dan benar serta bertanggungjawab.Pengurus diajarkan menyusun berita kegiatan organisasi secara informatif, faktual, dan menarik untuk dipublikasikan di media internal.
Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi pengurus. “Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan penulisan berita organisasi,” ujarnya. ***


















