BERITASEMBILAN.Com-Maros. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Tanralili, Kabupaten Maros, menjalin kerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanralili dalam pelaksanaan pengajian rutin bagi anggota PGRI.
Pengajian perdana dilaksanakan oleh Majelis PGRI Ranting Toddopulia pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 13.00 Wita, bertempat di Musala Al Ikhlas SDN 150 Inpres Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri para ketua ranting dan pengurus PGRI Cabang Tanralili se-Kecamatan Tanralili. Pengajian ini dirancang sebagai proyek percontohan (pilot project) yang ke depan akan diterapkan pada ranting-ranting PGRI lainnya di wilayah Tanralili.
Ketua PGRI Cabang Tanralili, Muhammad Amir, S.Pd, mengatakan kerja sama antara PGRI dan KUA Tanralili bertujuan memperkuat silaturahmi sekaligus menjadi wadah dakwah dan pembinaan keagamaan bagi para guru.
“Insyaallah, pengajian ini akan menjadi kegiatan rutin Majelis PGRI Ranting Toddopulia yang dilaksanakan setiap bulan,” ujar Muhammad Amir kepada media, Selasa malam (10/2/2026).
Pengajian akan dilaksanakan secara bergilir di tiga lokasi, yakni SDN 150 Toddopulia, SDN 151 Sabantang, dan SDN 218 Dulang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Tanralili, Saharuddin Karaeng Tarang. Pengajian dibuka secara resmi oleh Muhammad Amir selaku Ketua PGRI Cabang Tanralili.
Hadir pula Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bidang Organisasi PGRI Cabang Tanralili, para ketua ranting, antara lain Nurlina, S.Pd., M.Pd (Ketua Ranting Lekopancing), Hasriah, S.Pd (Ketua Ranting Kariango), Dewi Sartika, S.Pd (Ketua PAUD), serta Fitriani, M.Pd (utusan Ranting Damai). Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh anggota PGRI Ranting Toddopulia.
Penyelenggara kegiatan, Ilyas, S.Pd.I, selaku Ketua Ranting Toddopulia, menyampaikan apresiasi atas dukungan PGRI Cabang Tanralili dan KUA Tanralili dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Saat ini, PGRI Cabang Tanralili memiliki enam ranting, yakni Ranting PGRI Toddopulia, Damai, Lekopancing, Purnakarya, Kariango, dan Ranting PGRI SMP Negeri 14 Tanralili. Total sumber daya manusia yang tergabung dalam organisasi ini berjumlah 192 guru.
Para guru tersebut mengabdi pada sejumlah satuan pendidikan di Kecamatan Tanralili, meliputi 29 PAUD, 19 SD, 1 SMP, dan 1 SMA.
Muhammad Amir lahir di Maros pada 3 Juni 1976. Ia menamatkan pendidikan di SMK Swasta Somba Opu Gowa pada 1997 dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Sejarah dari Universitas Negeri Makassar (UNM) pada 2007.***


















