BERITASEMBILAN.Com-Enrekang. Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Enrekang menggelar Rapat Pleno Diperluas, Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus mempererat silaturahmi antar pengurus.
Rapat dipimpin Wakil Ketua PGRI Enrekang, Dr Dadang Sumarna, S.Pd., M.Pd., bersama A Suhardiman, S.Pd., M.Pd., dan dihadiri jajaran pengurus mulai tingkat kabupaten, cabang hingga ranting.
Pada arahannya, Ketua PGRI Kabupaten Enrekang, Erik, S.IP., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, memberikan motivasi kepada seluruh anggota untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (POSENIJAR) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada awal Juli 2026.
Ia berharap kontingen PGRI Enrekang mampu tampil maksimal dan membawa nama baik daerah di tengah persaingan antar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
“Partisipasi aktif dan kesiapan yang matang menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Selain membahas persiapan POSENIJAR, rapat juga menyoroti capaian organisasi dalam memperjuangkan hak-hak guru.
Pengurus menyampaikan kabar terkait pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) THR 2025 dan TPG 13 Tahun 2025 yang telah terealisasi.
Momentum tersebut bertepatan dengan penyaluran THR 2026 serta sertifikasi bulan Maret 2026 menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ketua PGRI Enrekang mengajak seluruh anggota untuk mensyukuri capaian tersebut dengan memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi.
“Ini adalah hasil perjuangan bersama. Mari kita jaga kekompakan dan berpartisipasi aktif menyukseskan POSENIJAR di Sidrap,” katanya.
Semangat persatuan, PGRI Enrekang optimistis dapat meraih prestasi sekaligus terus memperjuangkan kesejahteraan guru di daerah tersebut. (harianto).


















