Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

PGRI Kota Palopo Gelar Diskusi Akbar “Growth Mindset Guru”, Sekaligus Teken MoU Pembangunan Perumahan

×

PGRI Kota Palopo Gelar Diskusi Akbar “Growth Mindset Guru”, Sekaligus Teken MoU Pembangunan Perumahan

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palopo menggelar Diskusi Akbar bertema “Growth Mindset Guru PGRI” yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pembangunan Perumahan PGRI Kota Palopo, Sabtu 14 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Ratona Lantai II Kantor Wali Kota Palopo dan dihadiri pengurus cabang serta ranting PGRI se-Kota Palopo. Diskusi dipimpin Sekretaris PGRI Kota Palopo, Agustan, S.Pd., M.Pd.

Example 300x600

Ketua PGRI Kota Palopo, Drs. Basman, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan di tengah agenda yang padat di Kota Palopo.

Ia berharap kehadiran pimpinan PGRI provinsi dapat memberikan pandangan strategis tentang arah profesi guru ke depan.

“Guru harus mampu menjawab tantangan zaman dan terus meningkatkan kualitas diri agar profesi ini semakin bermartabat,” ujarnya.

Basman juga menyampaikan terima kasih kepada tim pengembang perumahan guru dan berharap program tersebut dapat membantu guru-guru yang belum memiliki hunian tetap.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., mengapresiasi langkah PGRI Kota Palopo yang mengangkat tema growth mindset dalam diskusi tersebut.

Menurutnya, guru perlu memiliki pola pikir bertumbuh agar tidak terjebak pada sikap pasrah terhadap keadaan.

“Guru harus mengubah pola pikir lama. Jangan menyerah pada tantangan zaman. Seorang guru harus terus belajar dan berkembang,” katanya.

Ia juga mengapresiasi program pembangunan perumahan PGRI Kota Palopo.

“Kalau memungkinkan, bukan hanya guru yang mendapatkan peluang, tetapi juga keluarga guru bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jutawan Jaya Abadi, Boyke Septian, memaparkan rencana pembangunan perumahan guru di dua lokasi strategis.

Lokasi pertama seluas 2 hektare berada di sekitar Jalan Poros Lapas, sekitar 60 meter di bagian barat Lapas Palopo. Lokasi kedua seluas 1,2 hektare berada di samping Kawasan Industri Palopo (KIPA), sekitar 150 meter dari Jalan Trans Sulawesi.

Menurut Boyke, kedua lokasi tersebut dinilai strategis dan sangat memungkinkan dihuni guru-guru di lingkup Kota Palopo yang belum memiliki rumah tetap.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT Jutawan Jaya Abadi bersama Ketua PGRI Kota Palopo dan disaksikan Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada sesi diskusi, Prof. Hasnawi Haris memaparkan pentingnya growth mindset bagi guru. Ia mengutip pernyataan Menteri Pendidikan, Prof. Abdul Mu’ti, bahwa seseorang yang memiliki growth mindset akan meyakini setiap persoalan memiliki banyak jalan keluar.

“Kalau orang berpikir dengan growth mindset, ia yakin masalah yang sedikit itu jalan keluarnya banyak. Karena itu jangan menyerah dan jangan putus asa,” tuturnya.

Ia menjelaskan, guru dengan growth mindset percaya bahwa kemampuan siswa dapat ditingkatkan melalui usaha dan pembelajaran. Selain itu, guru juga harus terbuka terhadap inovasi serta fokus pada proses belajar dan refleksi diri.

Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan dan pertanyaan, meski waktu yang tersedia terbatas.

Kegiatan ditutup dengan komitmen Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan untuk kembali hadir di Kota Palopo guna membahas lebih mendalam penerapan growth mindset dalam dunia pendidikan. (sukmawati syamsul). ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *