BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Pusat Pelatihan Kemakmuran Masjid (PPKM) mengawali rangkaian persiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar Shalat Subuh berjamaah yang berlangsung khidmat, Sabtu (3/1/2026).
Shalat Subuh dipimpin oleh Ust. Kamaruddin, S.Pd.I., M.Pd.I., dan dilanjutkan dengan kultum oleh Ust. Muhammad Askar, S.Pd. Dalam tausiyah singkatnya, Ust. Askar menekankan pentingnya kesiapan spiritual, keikhlasan, serta sinergi dakwah dalam menyongsong bulan suci Ramadan.
Usai pelaksanaan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan rapat evaluasi dan perencanaan program dakwah Ramadan 2026. Rapat tersebut secara khusus membahas penjadwalan ceramah serta penguatan manajemen dakwah PPKM. Kegiatan dipandu oleh Ust. Irhaz selaku moderator, dengan narasumber utama Ketua Lembaga PPKM, Dr. Takdir Asran, S.Pd., M.Pd.
Dalam arahannya, Dr. Takdir Asran menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan lembaga dakwah saat ini, PPKM dituntut memiliki arah dan strategi yang jelas, terukur, serta berorientasi pada kebutuhan umat. Menurutnya, fokus dan konsistensi para pendakwah menjadi kunci dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Ia juga mendorong lahirnya gagasan-gagasan segar yang dapat dikembangkan secara kolektif dalam bingkai kelembagaan, sehingga program dakwah yang dijalankan tidak bersifat sporadis, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata.
Lebih lanjut, Dr. Takdir Asran mengingatkan seluruh pengurus dan pendakwah agar senantiasa menjunjung tinggi nilai keikhlasan dan kelapangan dada, khususnya apabila terdapat program atau ide yang belum dapat direalisasikan akibat keterbatasan teknis maupun pendanaan.
“Keberhasilan dakwah tidak semata diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi dari kesungguhan niat dan komitmen menjaga kualitas materi dakwah,” ujarnya.
PPKM, kata dia, berkomitmen untuk terus menghadirkan materi dakwah yang aktual, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan jamaah, sekaligus memastikan keberlanjutan program manajemen masjid sebagai bagian dari upaya mewujudkan syiar Islam yang profesional.
Kegiatan ini menjadi pijakan awal bagi PPKM dalam menyiapkan pelaksanaan dakwah Ramadan 2026 secara lebih terencana, terkoordinasi, dan berkualitas, sehingga masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat yang berkelanjutan. (hardianti)


















