BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya Makassar menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkajene Kepulauan, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Pada pelaksanaan kali ini, pelatihan difokuskan pada bidang otomotif.
Sebanyak 16 penyandang disabilitas, yang mayoritas berdomisili di Kota Makassar, terpilih sebagai peserta setelah melalui proses rekrutmen dan asesmen.
Pelatihan berlangsung selama 20 hari, mulai 1 hingga 20 April 2026, dengan total 160 jam pelajaran, bertempat di Gedung Vokasi Otomotif Sentra Wirajaya Makassar, Jalan AP Pettarani.
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin, mengatakan kegiatan PBK ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas.
“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan menjadi lebih mandiri dan memiliki daya saing di dunia kerja,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, PBK juga menjadi wadah pengembangan kapasitas dan kompetensi, sekaligus memberikan pengakuan resmi melalui sertifikasi.
“Kompetensi yang dimiliki peserta nantinya akan terstandar dan memiliki legalitas melalui sertifikat,” jelasnya.
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi teori dan praktik langsung, dengan dukungan peralatan otomotif berbasis injeksi serta bimbingan dari instruktur berpengalaman.
Salah satu peserta, Arnoldus, yang juga Sekretaris Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Makassar, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut.
Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan serta membuka peluang kerja bagi dirinya dan peserta lainnya.
“Semoga ini menjadi modal untuk lebih mandiri dan membanggakan keluarga,” harapnya.


















