BERITASEMBILAN..Com-Soppeng. Rektor Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., menegaskan bahwa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah dan kepercayaan negara kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.
Penegasan tersebut disampaikan Rektor Dr Hj. Andi Adawiah saat kegiatan Penyerahan Buku Tabungan Program Beasiswa KIP Kuliah Tahun 2025, yang digelar di Aula Rektorat Unipol, Jumat (23/1/2026).
Menurut Dr. Andi Adawiah, mahasiswa penerima KIP Kuliah memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan tersebut melalui prestasi akademik, etika, serta komitmen menyelesaikan studi tepat waktu.
“KIP Kuliah adalah bentuk kehadiran negara bagi mahasiswa yang berhak. Karena itu, manfaatkan bantuan ini secara bijak untuk menunjang kebutuhan akademik dan pengembangan diri, bukan untuk hal-hal di luar tujuan pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar para penerima beasiswa mampu menjadikan KIP Kuliah sebagai pemicu semangat belajar, sekaligus sarana membangun karakter dan daya saing di masa depan.
Kegiatan penyerahan buku tabungan KIP Kuliah dilakukan secara simbolis oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si, dan disaksikan oleh pimpinan universitas serta pengelola Program KIP Kuliah Unipol.
Program KIP Kuliah di Universitas Lamappapoleonro diharapkan terus menjadi instrumen strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi, sekaligus melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Saat ini, UNIPOL Soppeng mengelola tujuh program studi, yakni S2 Manajemen, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Teknik Informatika, S1 Teknik Sipil, S1 Sistem Informasi, dan D3 Akuntansi. ***


















