BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Upaya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan terus diperkuat melalui Program Sekolah Bebas Sampah di SMP Unismuh Makassar. Program ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Pada tahap lanjutan ini, Tim PkM Unismuh Makassar menggelar pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah bagi siswa, khususnya pengurus Bank Sampah SMP Unismuh yang telah terbentuk. Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi tiga unsur, yakni Tim PkM dosen Unismuh Makassar sebagai pelaksana program, SMP Unismuh Makassar sebagai mitra dan sasaran kegiatan, serta Pusat Solusi Limbah Berkelanjutan (Sustainable Waste Solutions Center/SWSC) Unismuh Makassar sebagai pendamping teknis dan penggerak edukasi lingkungan.
Dalam pelatihan ini, siswa dibekali keterampilan pengelolaan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis, serta pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) dan eco enzym. Materi pengolahan sampah anorganik disampaikan oleh Dr. Fatmawati A. Mappasere, M.Si., sementara materi pengolahan sampah organik menjadi POC dan eco enzym dibawakan oleh Prof. Dr. Syamsia, M.Si. Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Ratna Dewi, M.Si., yang mengarahkan jalannya acara sekaligus memastikan materi dapat dipahami dan dipraktikkan dengan mudah oleh para siswa.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan partisipatif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, karena tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik. Mulai dari pemilahan sampah berdasarkan jenisnya hingga demonstrasi pencampuran bahan pembuatan POC dan eco enzym dilakukan bersama-sama.
Pendampingan semakin optimal dengan keterlibatan mahasiswa Unismuh Makassar yang tergabung dalam Komunitas SWSC. Para mahasiswa turut mendemonstrasikan teknik pemilahan sampah dan tahapan pengolahan, sehingga siswa memperoleh contoh praktik yang benar dan dapat mencoba secara mandiri.
Melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan ini, Bank Sampah SMP Unismuh Makassar diharapkan semakin aktif sebagai pusat edukasi dan praktik pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan berperilaku ramah lingkungan yang tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Hibah RisetMu IX yang didanai oleh Majelis Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dengan tujuan mendorong terwujudnya sekolah ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah yang efektif dan bernilai ekonomis.***


















