BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Sebanyak 22 mata lomba siap dipertandingkan dan diperlombakan pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran atau Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Kabupaten Sidrap.
Ajang antar-guru se-Sulawesi Selatan ini dijadwalkan berlangsung pada 2–6 Juli 2026 dan akan diikuti kontingen PGRI dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Sebelum lomba dimulai, panitia akan menggelar technical meeting seluruh mata lomba pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 14.00 WITA.
Wakil Ketua Panitia Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Nursalam, S.Pd., M.Pd, mengatakan technical meeting menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh cabang lomba berjalan tertib, sportif, dan sesuai ketentuan.
Menurutnya, technical meeting untuk cabang olahraga akan dilaksanakan di SMPN 3 Pangsid, Jalan Lanto Dg. Pasewang, Pangkajene, Sidrap.
Sementara technical meeting untuk cabang seni dan pembelajaran akan digelar di SMPN 1 Pangsid, Jalan Andi Haseng No. 2, Pangkajene, Sidrap.
“Peserta technical meeting diharapkan adalah utusan koordinator dari masing-masing mata lomba olahraga, seni, dan pembelajaran,” kata Nursalam.
Pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026, cabang olahraga menjadi salah satu bagian yang paling banyak dikompetisikan.
Mata lomba olahraga yang akan dipertandingkan yakni tenis lapangan, tenis meja, bola voli putra, bola voli putri, futsal 1, futsal 2, sepak takraw, petanque, bulu tangkis, catur, dan pickleball.
Selain olahraga, Porsenijar PGRI Sulsel 2026 juga menghadirkan cabang seni yang akan menjadi ruang ekspresi dan kreativitas para guru.
Cabang seni tersebut meliputi paduan suara, vokal grup, nyanyi solo, melukis, tari kreasi, tari tunggal, ikrar guru, mendongeng, dan stand up comedy.
Sementara untuk cabang keagamaan dan pembelajaran, panitia juga menyiapkan mata lomba MTQ dan pembelajaran.
Nursalam menjelaskan, seluruh mata lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, penguatan kreativitas, sportivitas, dan profesionalitas guru.
“Technical meeting akan membahas ketentuan teknis pertandingan, jadwal pelaksanaan, tata tertib lomba, serta mekanisme penilaian untuk masing-masing cabang,” ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Nursalam didampingi Sekretaris Panitia Drs. Suriadi, M.Pd, Koordinator MTQ Dr. Masykur, S.Pd., M.Pd.I, Koordinator Bidang Seni Yosia Timbonga, S.S, serta sejumlah panitia lainnya.
Mereka di antaranya Drs. H. Muhammad Asaf, Hus Irmawati Usba, S.Pd, Muhammad Yahya, dan Yunita.
Panitia berharap seluruh kontingen dari 24 kabupaten/kota dapat mengikuti technical meeting sesuai jadwal.
Kehadiran para koordinator lomba dinilai penting agar setiap kontingen memahami aturan pertandingan dan perlombaan sebelum Porsenijar PGRI Sulsel 2026 resmi dimulai.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap akan menjadi ajang kompetisi besar para guru, baik dalam bidang olahraga, seni, keagamaan, maupun pembelajaran. ***


















