BERITASEMBILAN.Com-Enrekang. Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Kabupaten Enrekang menatap serius Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran atau Porsenijar PGRI Sulsel 2026 yang akan digelar di Kabupaten Sidrap, 2–6 Juli 2026.
PGRI Enrekang menargetkan tampil lebih baik dibandingkan pelaksanaan Porseni PGRI sebelumnya di Kabupaten Soppeng.
Sekretaris PGRI Kabupaten Enrekang, Andi Suhardiman, S.Pd., M.Pd., kepada media Senin 22 Juni 2026 mengatakan kontingen PGRI Enrekang telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengikuti berbagai cabang olahraga, seni, dan pembelajaran yang diperlombakan.
Menurutnya, Porsenijar PGRI Sulsel 2026 menjadi momentum bagi PGRI Enrekang untuk memperbaiki peringkat.
Saat Porseni PGRI di Soppeng, Enrekang berada pada urutan ke-20. Pada Porsenijar Sidrap tahun ini, PGRI Enrekang menargetkan naik kelas dan masuk lima besar.
“Pada Porseni di Soppeng, PGRI Enrekang berada di urutan ke-20. Untuk Porsenijar 2026 di Sidrap, dengan latihan keras dan disiplin yang kuat, kami bertekad naik kelas ke urutan lima besar,” kata Andi Suhardiman.
Andi Suhardiman menjelaskan, PGRI Enrekang akan turun pada sejumlah mata lomba yang dipertandingkan dalam Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
Beberapa cabang yang diprediksi berpeluang menyumbang medali antara lain tenis meja, futsal, petanque, stand up comedy, nyanyi solo, dan sepak bola.
“Kekuatan tim yang ada saat ini cukup menjanjikan. Ada beberapa mata lomba yang kami prediksi dapat meraih medali,” ujarnya.
Selain menyiapkan atlet dan peserta lomba, PGRI Enrekang juga melakukan koordinasi dengan pengurus cabang dan ranting untuk memobilisasi anggota PGRI hadir pada defile pembukaan.
Berdasarkan data sementara, sudah lebih dari 4.500 guru dari Kabupaten Enrekang yang siap meramaikan pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah. Hal ini karena jarak Enrekang ke Sidrap relatif dekat dibandingkan daerah lain.
Jarak tempuh Enrekang ke Sidrap sekitar 60 kilometer atau kurang lebih satu jam perjalanan.
Kondisi tersebut memungkinkan anggota PGRI Enrekang hadir pada pembukaan tanpa harus menginap di lokasi kegiatan.
“Karena jaraknya cukup dekat, guru-guru dari Enrekang bisa datang ke Sidrap dan kembali lagi ke Enrekang tanpa harus menginap,” jelasnya.
Untuk menyukseskan defile pembukaan, PGRI Enrekang juga menyiapkan mobilisasi besar-besaran.
Kontingen Enrekang bertekad tampil sebagai salah satu peserta terbaik dalam prosesi defile pembukaan Porsenijar.
Bahkan, khusus wilayah yang berdekatan langsung dengan Sidrap, seperti Cabang PGRI Maroangin, guru-guru usia muda diminta menggunakan kendaraan roda dua pada pagi pembukaan, 2 Juli 2026.
Sementara itu, armada mobil yang akan mengangkut rombongan PGRI Enrekang juga telah didata panitia.
Sedikitnya 1.000 mobil tercatat akan mendukung mobilisasi kontingen dan anggota PGRI Enrekang menuju Sidrap.
Andi Suhardiman menambahkan, Bupati Enrekang dijadwalkan melepas secara resmi Kontingen PGRI Enrekang pada Rabu siang, 1 Juli 2026.
Sebelum pelepasan resmi, panitia PGRI Enrekang lebih dahulu menuju lokasi kegiatan pada Selasa, 30 Juni 2026, untuk mempersiapkan kedatangan kontingen, termasuk pengaturan pemondokan.
“Panitia akan lebih dulu menuju lokasi untuk mempersiapkan kedatangan tim dan memastikan pemondokan siap menampung kontingen PGRI Enrekang,” katanya.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap akan menjadi ajang silaturahmi, sportivitas, kreativitas, dan pembuktian prestasi para guru dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Kekuatan ribuan guru dan persiapan yang semakin matang, PGRI Enrekang berharap mampu tampil maksimal, memperbaiki peringkat, serta membawa pulang medali dari sejumlah cabang unggulan.***


















