BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Wakil Bupati Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, ST., M.Si, menantang kontingen PGRI Kabupaten Gowa untuk memasang target lebih tinggi pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran atau Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Kabupaten Sidrap.
Hal itu disampaikan Darmawangsyah Muin saat memberikan sambutan pada pengukuhan Ibunda Guru PGRI Gowa, Ny. Hj. Andi Tenri Indah, SE., MM, di Hotel Golden Tulip Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Dalam sambutannya, Darmawangsyah mengaku mendengar Ketua PGRI Gowa menyampaikan target kontingen Gowa berada pada peringkat ketiga. Target itu meningkat dibandingkan capaian sebelumnya pada Porseni PGRI di Kabupaten Soppeng, yakni peringkat keenam.
Namun menurut Darmawangsyah, target tersebut harus dinaikkan. Ia meminta PGRI Gowa tidak hanya menargetkan posisi tiga besar, tetapi bertekad menjadi juara umum pertama.
“Tadi saya dengar Ketua PGRI Gowa menyampaikan target kontingen PGRI Gowa di Porsenijar Sidrap berada pada urutan ketiga. Menurut saya, target itu harus diubah. Kontingen PGRI Gowa harus menargetkan juara umum satu,” tegas Darmawangsyah Muin.
Ketua KONI Provinsi Sulsel itu menegaskan, target tinggi penting untuk membangun semangat para atlet, seniman, dan peserta Porsenijar PGRI Gowa yang akan berlaga di Sidrap.
Ia berharap seluruh kontingen tampil maksimal, penuh percaya diri, dan membawa nama baik Kabupaten Gowa.
“Semangat dan target kontingen PGRI Gowa harus full untuk meraih juara satu. Kalau sudah berjuang maksimal lalu hasilnya juara dua atau tiga, Alhamdulillah. Tapi kalau juara empat, astagfirullah,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Darmawangsyah juga mengaku senang bisa hadir di tengah-tengah para guru dan keluarga besar PGRI Gowa. Menurutnya, pengukuhan Ny. Hj. Andi Tenri Indah, SE., MM sebagai Ibunda Guru PGRI Gowa merupakan pilihan tepat.
Ia menilai kehadiran Ibunda Guru PGRI Gowa akan menjadi energi baru dalam memperkuat kebersamaan, soliditas, dan kemajuan organisasi guru di Kabupaten Gowa.
“Pengukuhan Ibunda Guru PGRI Gowa hari ini merupakan sebuah terobosan. Saya berharap PGRI Gowa, terutama para guru, akan semakin baik, semakin berkembang, dan lebih maju lagi,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut.
Pada kesempatan itu, Darmawangsyah juga menyinggung rencana pembangunan Gedung PGRI Gowa. Ia mempersilakan pengurus PGRI Gowa untuk melanjutkan pembangunan gedung tersebut.
Menurutnya, lahan yang akan digunakan merupakan aset PGRI karena dibeli dari hasil pemotongan dan penyisihan gaji para guru di Kabupaten Gowa dalam waktu yang cukup lama.
“Pemerintah Kabupaten Gowa tidak punya hak dalam hal ini. Silakan dibangun, karena lokasi itu milik PGRI. Itu milik yayasan guru-guru yang diadakan dari gaji para guru Gowa,” jelasnya.
Pengukuhan Ibunda Guru PGRI Gowa dilakukan oleh Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Drs. H. Sappe Mangiriang, MM.
Kegiatan ini dihadiri ratusan pengurus PGRI Kabupaten Gowa, pengurus cabang dan ranting, serta atlet, seniman, dan peserta Porsenijar PGRI 2026 yang akan berlaga di Kabupaten Sidrap.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, ST, sejumlah anggota DPRD Gowa, serta tamu undangan lainnya.
Dari PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, hadir Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd, Wakil Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Drs. H. Muhammad Asaf, Ketua Biro Kominfo PGRI Sulsel, Dr. Muhammad Yahya, M.Si, Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan PGRI Sulsel, Hus Irmawati Usba, S.Pd, serta sejumlah pengurus lainnya.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Sidrap dan akan diikuti kontingen PGRI dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.


















