BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Ny. Hj. Andi Tenri Indah, SE, MM resmi dikukuhkan sebagai Ibunda Guru PGRI Kabupaten Gowa.
Pengukuhan dilakukan Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Drs. H. Sappe Mangiriang, M.M, di Hotel Golden Tulip Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri ratusan pengurus PGRI Kabupaten Gowa, pengurus cabang dan ranting, serta atlet, seniman, dan peserta Porsenijar PGRI 2026 yang akan berlaga di Kabupaten Sidrap.
Hadir pula Wakil Bupati Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, ST, M.Si, Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, Kepala Dinas Pendidikan Gowa Taufiq Mursad, ST, sejumlah anggota DPRD Gowa, serta tamu undangan lainnya.
Dari PGRI Provinsi Sulsel, hadir Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd, Wakil Sekretaris Umum Drs. H. Muhammad Asaf, Ketua Biro Kominfo Dr. Muhammad Yahya, M.Si, Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan Hus Irmawati Usba, S.Pd, serta sejumlah pengurus lainnya.
Ketua PGRI Gowa, H. Sappe Mangiriang, mengatakan penetapan Andi Tenri Indah sebagai Ibunda Guru PGRI Gowa tidak dilakukan secara tiba-tiba.
Menurutnya, proses pemilihan dilakukan melalui rapat pengurus yang diperluas dengan melibatkan PGRI cabang di Kabupaten Gowa.
“Setelah melalui pertimbangan bersama, pengurus sepakat memilih Ibu Andi Tenri Indah sebagai Ibunda Guru PGRI Gowa,” kata Sappe.
Sappe menjelaskan, Andi Tenri Indah dinilai memiliki kepedulian dan rekam jejak perjuangan yang kuat terhadap dunia pendidikan dan nasib para guru.
Salah satu pertimbangannya yakni keterlibatan Andi Tenri Indah dalam mengawal berbagai persoalan guru dan kepala sekolah.
Ia menyebut, Andi Tenri Indah pernah ikut memperjuangkan persoalan kepala sekolah di Luwu Utara yang sebelumnya tidak mengajar, hingga akhirnya namanya dipulihkan dan dapat kembali menjalankan tugas mengajar.
Selain itu, Andi Tenri Indah juga dinilai memiliki perhatian besar terhadap persoalan ratusan kepala SMA dan SMK di Sulawesi Selatan yang mundur atau dimundurkan dari jabatannya.
“Beliau hadir memberi perhatian dan ikut membantu melakukan koordinasi. Alhamdulillah, masalah yang dihadapi para kepala sekolah itu mulai menunjukkan titik terang dengan adanya solusi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Atas dasar rekam jejak tersebut, Sappe menegaskan PGRI Gowa tidak ragu menetapkan Andi Tenri Indah sebagai Ibunda Guru PGRI Kabupaten Gowa.
Andi Tenri Indah saat ini juga menjabat Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Partai Gerindra.
Pada kesempatan itu, Sappe juga menyampaikan kesiapan PGRI Gowa menghadapi Porsenijar PGRI 2026 di Kabupaten Sidrap.
Ia mengatakan, PGRI Gowa menargetkan masuk tiga besar pada ajang tersebut. Pada pelaksanaan Porseni sebelumnya di Gowa, kontingen PGRI Gowa berada di posisi keenam.
“Target kami di Porsenijar PGRI 2026 di Sidrap adalah meraih peringkat tiga besar,” katanya.
Sappe optimistis target tersebut dapat dicapai. Salah satu indikatornya, kata dia, PGRI Gowa berhasil meloloskan empat tim dalam lomba inovasi pembelajaran pada lima tingkatan.
“Ini menjadi tanda-tanda baik bahwa PGRI Gowa punya peluang untuk mencapai target tersebut,” ujarnya.
Ia juga melaporkan perkembangan pembangunan Gedung Guru Gowa yang kini telah rampung.
Menurutnya, pelaksanaan Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Gowa pada 2028 tidak perlu lagi menyewa hotel di Makassar karena Gedung Guru Gowa sudah dapat dimanfaatkan.
“Gedung Guru Gowa sudah rampung dengan konstruksi yang cukup bagus dan mewah. Kehadiran gedung ini akan membuat para guru di Gowa semakin hebat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PGRI Sulsel yang diwakili Sekretaris Umum, Dr. Abdi, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Ibunda Guru PGRI Gowa.
Menurut Dr. Abdi, pengukuhan tersebut menjadi momen bersejarah karena baru pertama kali dilakukan oleh PGRI kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
“Ini merupakan momen sejarah. Belum pernah ada sebelumnya di kabupaten dan kota se-Sulsel. Bahkan PGRI Provinsi Sulsel juga belum sempat melakukan pengukuhan Ibunda Guru,” kata Dr. Abdi.
Ketua BAN-PDM Sulsel itu menyebut PGRI Gowa menjadi kabupaten pertama di Sulsel yang mengukuhkan Ibunda Guru.
Ia menilai langkah tersebut sebagai terobosan yang sangat luar biasa.
“PGRI Gowa merupakan kabupaten pertama yang melakukan pengukuhan Ibunda Guru di Sulsel. Ini sesuatu yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Dr. Abdi menjelaskan, keberadaan Ibunda Guru PGRI berada pada level Pengurus Besar PGRI, PGRI Provinsi, serta PGRI Kabupaten dan Kota.
Sementara pada tingkat PGRI cabang, kata dia, struktur Ibunda Guru tidak ada.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PGRI Gowa karena telah memilih sosok yang dinilai tepat untuk menjadi Ibunda Guru.
Menurutnya, Andi Tenri Indah memiliki sejumlah pertimbangan kuat, mulai dari latar belakang keluarga, kompetensi, rekam jejak, hingga posisi strategisnya di pemerintahan dan legislatif.
“Sosok Ibunda Guru PGRI Gowa ini adalah anak seorang guru. Selain itu, kompetensi dan rekam jejak beliau sangat baik. Beliau juga istri Wakil Bupati Gowa dan saat ini menjabat Ketua Komisi E DPRD Sulsel. Semua itu menjadi pertimbangan yang sangat layak,” kata dosen FISIP Unismuh Makassar tersebut.***


















