Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Prodi D3 Gizi AIGI YPAG Makassar Perkuat Mutu Lulusan dan Pengabdian kepada Masyarakat

×

Prodi D3 Gizi AIGI YPAG Makassar Perkuat Mutu Lulusan dan Pengabdian kepada Masyarakat

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makiassar. Program Studi D3 Gizi Akademi Ilmu Gizi (AIGI) YPAG Makassar terus memperkuat mutu pendidikan, fasilitas akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk menghasilkan tenaga gizi yang profesional dan siap menjawab kebutuhan lapangan.

Ketua Prodi D3 Gizi AIGI YPAG Makassar, Rina Silvana Jamal, SKM,M.Kes  mengatakan, pengembangan kualitas akademik tersebut sejalan dengan visi institusi untuk menjadi program studi ilmu gizi yang unggul dan terdepan pada 2035.

Example 300x600

“Visi kami adalah menjadikan Program Studi Ilmu Gizi yang unggul dan terdepan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang profesional, berkarakter, dan inovatif di bidang gizi, serta berkontribusi signifikan terhadap kesehatan masyarakat melalui pendidikan berkualitas, penelitian yang relevan, dan pengabdian kepada masyarakat pada 2035,” ujar Rina Silvana  kepada media, Jumat malam (17/7/2026).

Menurutnya, visi tersebut menjadi dasar bagi AIGI YPAG Makassar untuk terus melakukan pembenahan dalam seluruh proses akademik.

Pembenahan dilakukan mulai dari peningkatan kualitas perkuliahan, pengembangan metode pembelajaran, hingga perbaikan berbagai fasilitas yang dibutuhkan mahasiswa.

Fasilitas yang memadai dinilai penting agar mahasiswa dapat mengikuti kegiatan perkuliahan, praktikum, dan aktivitas akademik lainnya dengan nyaman.

“Kami terus berusaha berkembang dalam setiap proses akademik, baik dalam perkuliahan maupun penyediaan fasilitas. Mahasiswa harus memperoleh lingkungan belajar yang nyaman agar mampu mengembangkan kompetensinya secara optimal,” katanya.

Dosen dan Mahasiswa Terlibat di Masyarakat

Selain meningkatkan kualitas pembelajaran di kampus, AIGI YPAG Makassar juga mendorong keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penelitian serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu pencegahan dan pendeteksian dini berbagai persoalan gizi yang masih ditemukan di tengah masyarakat.

Menurut Ketua Prodi, mahasiswa sejak awal perkuliahan telah dilatih untuk berinteraksi secara aktif dengan masyarakat.

Mereka dibekali kemampuan untuk mengenali masalah gizi, melakukan analisis, menyampaikan edukasi, serta menawarkan solusi berdasarkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

“Mahasiswa dilatih agar mampu mengenali dan menganalisis masalah gizi masyarakat. Mereka juga dibiasakan melakukan sosialisasi mengenai pencegahan masalah gizi,” ujarnya.

Pembelajaran berbasis masyarakat tersebut diharapkan dapat membentuk lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, kepedulian sosial, dan kemampuan memberikan pelayanan gizi secara langsung.

Kebutuhan Tenaga Gizi Terus Meningkat

AIGI YPAG Makassar menilai kebutuhan tenaga gizi di masyarakat terus mengalami peningkatan.

Kondisi tersebut mendorong institusi untuk semakin meningkatkan kualitas mahasiswa dan calon alumni agar memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Lulusan D3 Gizi diharapkan mampu berkontribusi di berbagai bidang, termasuk pelayanan kesehatan, puskesmas, rumah sakit, industri makanan, program kesehatan masyarakat, dan berbagai lembaga yang berkaitan dengan pemenuhan gizi.

Karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga karakter profesional, keterampilan memecahkan masalah, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Kurikulum Terus Diperbarui

Ketua Prodi D3 Gizi AIGI YPAG Makassar menambahkan, pembaruan kurikulum menjadi salah satu agenda penting dalam menjaga relevansi pendidikan.

Kurikulum akan terus disesuaikan dengan peraturan pemerintah, perkembangan ilmu gizi, kemajuan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja.

“Program Studi D3 Gizi diharapkan mampu terus memperbarui kurikulum sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga konsisten menghasilkan lulusan yang profesional di bidang gizi,” katanya.

Selain pembaruan kurikulum, AIGI YPAG Makassar juga akan memperluas kerja sama dengan berbagai instansi.

Kerja sama tersebut diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar, khususnya melalui praktik gizi di berbagai lembaga pelayanan kesehatan dan institusi mitra.

Pengalaman praktik menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

“Semakin banyak kerja sama yang dibangun, semakin luas pula kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman. Pengalaman praktik itu akan menjadi bekal penting setelah mereka lulus,” ujarnya.

Melalui penguatan akademik, peningkatan fasilitas, pembaruan kurikulum, serta perluasan kerja sama, AIGI YPAG Makassar menegaskan komitmennya untuk melahirkan tenaga gizi yang profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat.

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *