BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Ketua STIE AMKOP Makassar, Dr. Gunawan, S.E., M.Si., menegaskan bahwa prosesi wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal pengabdian para lulusan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor STIE AMKOP Makassar Tahun 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Selasa (21/7/2026).
Prosesi wisuda kali ini turut hadir Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr Andi Lukman, M.Si serta para undangan lainnya.
Menurut Gunawan, keberhasilan para wisudawan merupakan hasil dari kerja keras, doa orang tua, dedikasi dosen, serta semangat pantang menyerah selama menempuh pendidikan.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat istimewa. Wisuda bukan hanya menjadi penanda berakhirnya proses pendidikan formal, tetapi juga menjadi awal pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan penuh hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studinya.
Catat Prestasi Akreditasi
Pada kesempatan tersebut, Gunawan mengungkapkan bahwa periode 2024 hingga 2026 menjadi salah satu fase paling bersejarah dalam perjalanan STIE AMKOP Makassar.
Menurutnya, berbagai capaian akreditasi program studi menjadi bukti komitmen kampus dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Saat ini, Program Studi S1 Akuntansi telah meraih akreditasi Unggul, S1 Manajemen, S1 Bisnis Digital, dan Magister Manajemen memperoleh akreditasi Baik Sekali, sedangkan S1 Kewirausahaan dan Program Doktor Ilmu Manajemen memperoleh akreditasi Baik.
“Akreditasi bukan sekadar peringkat, tetapi merupakan pengakuan atas kualitas tata kelola, proses pembelajaran, kompetensi dosen, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, tahun ini STIE AMKOP juga menargetkan peningkatan akreditasi Program Doktor Ilmu Manajemen menuju predikat Unggul.
Terima Bantuan Rp438 Juta
Gunawan juga mengungkapkan bahwa pada 2026 STIE AMKOP kembali memperoleh kepercayaan pemerintah melalui Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS).
Melalui program tersebut, STIE AMKOP menerima bantuan sebesar Rp438 juta yang akan dimanfaatkan untuk pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi modern.
Bantuan itu diharapkan mampu memperkuat transformasi digital kampus, meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), analitik data, dan ekonomi digital.
Lima Mahasiswa Magang ke Taiwan
Pada momentum wisuda, STIE AMKOP juga memberikan apresiasi kepada Pusat Karier kampus yang berhasil memberangkatkan lima mahasiswa mengikuti program magang internasional di Taiwan selama satu tahun.
Menurut Gunawan, pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.
“Program ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional, memperluas wawasan budaya, dan membangun jejaring internasional,” ujarnya.
Wisuda 336 Lulusan
Pada wisuda tahun ini, STIE AMKOP Makassar meluluskan 336 mahasiswa, terdiri atas 274 lulusan program sarjana, 46 lulusan Magister Manajemen, dan 16 lulusan Program Doktor Ilmu Manajemen.
Gunawan berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga terus mengembangkan karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman.
Ia berharap para alumni mampu menjadi pemimpin yang berintegritas, profesional yang kompeten, wirausahawan inovatif, peneliti yang menghasilkan solusi, akademisi yang terus mengembangkan ilmu pengetahuan, serta agen perubahan bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, Gunawan mengajak seluruh alumni tetap menjaga hubungan dengan almamater dan menjadi mitra strategis dalam pengembangan STIE AMKOP Makassar menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.
“Kami memiliki keyakinan bahwa dengan semangat kolaborasi, budaya mutu, inovasi, dan kerja keras, STIE AMKOP Makassar akan semakin dipercaya masyarakat sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun global,” katanya.***


















