Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Kepala SMA Ki Hajar Dewantara Drs. Abdul Latif Hasan: MPLS Jadi Langkah Awal Bangun Semangat Belajar Siswa Baru

×

Kepala SMA Ki Hajar Dewantara Drs. Abdul Latif Hasan: MPLS Jadi Langkah Awal Bangun Semangat Belajar Siswa Baru

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com. SMA Ki Hajar Dewantara Makassar menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin 20 Juli dan Rabu 22 Juli 2026 di sekolah, sebagai langkah awal membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak memasuki tahun ajaran 2026/2027.

Kepala SMA Ki Hajar Dewantara Makassar, Drs. Abdul Latif Hasan, MM, mengatakan MPLS bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi proses penting untuk memperkenalkan budaya sekolah, tata tertib, sistem pembelajaran, hingga membangun karakter peserta didik.

Example 300x600

“MPLS merupakan momen penting yang menandai awal perjalanan siswa baru di lingkungan pendidikan yang baru. Kegiatan ini dirancang agar peserta didik dapat beradaptasi secara emosional maupun sosial sehingga siap mengikuti proses pembelajaran dengan baik,” ujar Abdul Latif kepada media, Ahad (26/7/2026).

Menurutnya, melalui MPLS para siswa dikenalkan dengan visi dan misi sekolah, tenaga pendidik, fasilitas pembelajaran, hingga berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan karakter dan prestasi peserta didik.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan selama MPLS meliputi pengenalan lingkungan sekolah, sistem pembelajaran, tata tertib, pengembangan karakter, pendidikan kesehatan, pencegahan perundungan (bullying), hingga kegiatan kreatif yang mendorong kerja sama antarsiswa.

“Kami ingin peserta didik merasa nyaman berada di sekolah. Ketika mereka mengenal lingkungan sekolah dengan baik, proses adaptasi akan lebih mudah dan motivasi belajar juga akan meningkat,” katanya.

Abdul Latif menambahkan, MPLS juga menjadi sarana membangun hubungan positif antara siswa baru dengan guru, tenaga kependidikan, serta kakak kelas sehingga tercipta suasana belajar yang aman, ramah, dan inklusif.

Ia menegaskan, sekolah berkomitmen menjadikan MPLS sebagai kegiatan edukatif tanpa adanya praktik perpeloncoan ataupun tindakan yang merendahkan martabat peserta didik.

“Yang kami bangun adalah kebersamaan, disiplin, rasa tanggung jawab, dan semangat belajar. Semua kegiatan diarahkan untuk membentuk karakter siswa agar siap menghadapi proses pendidikan di jenjang SMA,” ujarnya.

Abdul Latif mengungkapkan, sebagian besar peserta didik SMA Ki Hajar Dewantara Makassar berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, sekolah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang terbuka dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh siswa untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan rasa percaya diri. Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita,” katanya.

Melalui pelaksanaan MPLS, SMA Ki Hajar Dewantara Makassar berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, mengenal budaya sekolah, serta memiliki motivasi tinggi untuk belajar dan mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan. ***

 

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *