Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Poltekbos dan Sekolah Vokasi UT Jalin Kerja Sama, Perkuat Pendidikan Vokasi dan Link dengan Industri

×

Poltekbos dan Sekolah Vokasi UT Jalin Kerja Sama, Perkuat Pendidikan Vokasi dan Link dengan Industri

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Politeknik Bosowa (Poltekbos) dan Sekolah Vokasi Universitas Terbuka (UT) memperkuat kerja sama dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dirangkaikan dengan benchmarking di Kampus Politeknik Bosowa, Makassar, Rabu (12/8/2026).

Example 300x600

Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Ir. Isminarti, S.T., M.T., bersama Direktur Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A.

Turut hadir Wakil Direktur I Bidang Akademik Sekolah Vokasi UT, Dr. Tuti Purwoningsih, S.Pd., M.Sc., Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M., serta jajaran pimpinan Politeknik Bosowa.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Ruang lingkup kolaborasi meliputi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga pengembangan program akademik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Poltekbos Dorong Kolaborasi Konkret

Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Ir. Isminarti, S.T., M.T., mengatakan kerja sama dengan Sekolah Vokasi UT menjadi bagian dari upaya Poltekbos memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan vokasi.

Menurutnya, perguruan tinggi vokasi tidak dapat berjalan sendiri di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin cepat.

Kolaborasi diperlukan untuk membuka ruang pertukaran pengalaman, pengembangan inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta penguatan tata kelola perguruan tinggi.

“Kolaborasi menjadi langkah penting untuk saling menguatkan dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas. Kami percaya, melalui sinergi dengan Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, akan lahir berbagai inovasi dan program kolaboratif yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa, kualitas dosen, serta tata kelola institusi,” kata Dr. Ir. Isminarti, S.T., M.T.

Ia menegaskan, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU.

Poltekbos dan Sekolah Vokasi UT selanjutnya perlu menerjemahkannya menjadi kegiatan nyata yang dapat dirasakan mahasiswa, dosen, kedua institusi, serta masyarakat.

Program tersebut dapat dikembangkan melalui penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas SDM, pengembangan pembelajaran, maupun program lain yang mendukung pendidikan vokasi.

Sekolah Vokasi UT Perluas Jejaring

Direktur Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A., menyambut positif kerja sama tersebut.

Ia mengatakan kemitraan dengan Politeknik Bosowa dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang semakin kuat.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan komitmen Politeknik Bosowa dalam membangun kolaborasi ini. Melalui MoU ini, kami berharap kedua institusi dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat inovasi pembelajaran, serta mengembangkan berbagai program bersama,” ujar Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A.

Menurutnya, tantangan pendidikan vokasi terus berkembang seiring perubahan teknologi dan kebutuhan industri.

Karena itu, pengembangan pendidikan vokasi perlu dilakukan melalui jejaring dan kolaborasi agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kerja sama antarkampus juga membuka peluang pertukaran praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi.

Benchmarking Tata Kelola hingga Kurikulum

Selain penandatanganan MoU, rombongan Sekolah Vokasi UT mengikuti kegiatan benchmarking di Politeknik Bosowa.

Forum tersebut menjadi ruang bagi kedua institusi untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan pendidikan tinggi vokasi.

Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari tata kelola kelembagaan, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, sistem penjaminan mutu, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga strategi membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Kedua institusi juga membahas peluang implementasi kerja sama dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan program akademik, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Kehadiran Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M., dalam kegiatan tersebut turut memperkuat kolaborasi Universitas Terbuka dengan perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.

Siapkan Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri

Kerja sama Poltekbos dan Sekolah Vokasi UT juga diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.

Perubahan teknologi dan transformasi industri membuat perguruan tinggi dituntut terus memperbarui pembelajaran dan kompetensi lulusan.

Karena itu, kurikulum pendidikan vokasi perlu responsif terhadap perkembangan industri sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Sinergi Poltekbos dan Sekolah Vokasi UT diharapkan melahirkan program kolaboratif yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat kapasitas dosen dan institusi.

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi langkah kedua perguruan tinggi untuk mendorong pendidikan vokasi yang semakin adaptif, inovatif, dan memiliki keterhubungan kuat dengan dunia usaha dan dunia industri.

Dari Makassar, kolaborasi Poltekbos dan Sekolah Vokasi UT diharapkan berkembang dari penandatanganan dokumen menjadi program nyata yang menghasilkan lulusan vokasi kompeten, adaptif, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *