BERITASEMBILAN.Com-Gowa. Puluhan pengurus lembaga kesiswaan SMA Negeri 9 Kabupaten Gowa mengikuti pendidikan politik bertema “Cerdas Memilih Informasi dan Menangkal Hoaks di Era Disrupsi”, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan di aula sekolah tersebut digelar mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bersama DPP IKA Unismuh Bidang Politik, Hukum, Advokasi, dan HAM.
Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini membekali siswa dengan literasi digital dan pemahaman politik, terutama dalam menghadapi disinformasi di media sosial.
Pemateri utama, Dr. Nur Wahid, S.Sos., M.Si., mengajak siswa menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk menjaga persatuan dan melawan penyebaran berita bohong.
Nur Wahid hadir mewakili DPP IKA Unismuh Bidang Politik, Hukum, Advokasi, dan HAM. Ia juga menjabat Wakil Dekan III FISIP Unismuh Makassar.
“Semangat pemuda 1928 yang menyatukan bangsa harus kita transformasikan hari ini menjadi semangat persatuan melawan disinformasi,” tegas Nur Wahid.
Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan memilah fakta dan bersikap kritis terhadap informasi yang diterima.
“Pemilih pemula tidak boleh hanya menjadi objek politik atau korban algoritma media sosial, tetapi harus menjadi agen perubahan yang cerdas memilah fakta, kritis terhadap informasi, dan berani menolak hoaks,” lanjutnya.
Ia menekankan bahwa semangat persatuan perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk saat menerima dan membagikan informasi di ruang digital.
Latihan Verifikasi Informasi
Perwakilan pelaksana KKP FISIP Unismuh Makassar, Muh. Ilham Syarif, mengatakan kegiatan dirancang secara interaktif agar siswa dapat memahami materi melalui diskusi dan simulasi.
Ilham yang juga bertindak sebagai moderator menjelaskan, mahasiswa memfasilitasi latihan verifikasi fakta sederhana, pengenalan ciri-ciri berita palsu, serta pembahasan konsekuensi sosial dan hukum penyebaran hoaks.
Peserta berasal dari berbagai organisasi dan ekstrakurikuler sekolah, yakni OSIS, Rohis, PMR, Mok, Gradasi, Kontras, Badminton, FKR, Pandu Digital, OPSI, Karate, Pencak Silat, dan Futsal.
Para pengurus lembaga kesiswaan tersebut diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada anggota organisasi masing-masing.
Sekolah Apresiasi Pendidikan Politik
Wakil Kepala SMAN 9 Gowa Bidang Akademik, M. H. Natsar, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut.
Mewakili kepala sekolah, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKP FISIP Unismuh dan DPP IKA Unismuh, khususnya Nur Wahid yang hadir memberikan pendidikan politik kepada siswa.
“Anak-anak kami, khususnya para pengurus lembaga kesiswaan ini, adalah pemilih pemula yang antusiasmenya sangat tinggi, namun pemahaman politiknya masih perlu dibimbing,” ungkap Natsar.
Ia berharap kegiatan tersebut membantu siswa lebih bijak menggunakan gawai dan menyikapi informasi sosial maupun politik.
“Melalui kegiatan yang bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda ini, kami berharap para siswa tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga cerdas dan bijak saat menggunakan gawai mereka, terutama dalam menyikapi isu-isu sosial dan politik,” katanya.
Natsar juga berharap peserta membagikan pengetahuan itu kepada rekan-rekannya di lingkungan sekolah.
“Harapannya, mereka bisa meneruskan ilmu ini ke anggota ekstrakurikuler masing-masing,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama perwakilan lembaga kesiswaan SMAN 9 Gowa untuk menjadi “Pemilih Cerdas dan Pelopor Anti-Hoaks.***


















