BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Program Studi Magister (S2) Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperluas jangkauan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.
Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana Unismuh Makassar, Dr Radiah Hamid, MPd, kepada media Kamis 17 September 2026 mengatakan mahasiswa baru saat ini terdiri atas 19 mahasiswa reguler, dua mahasiswa asing, serta tiga mahasiswa melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Mereka datang dari berbagai wilayah, tidak hanya Makassar dan Sulawesi Selatan. Sejumlah mahasiswa berasal dari Luwu Timur, Dompu, Kalimantan, Papua hingga Sorong.
“Mahasiswa kami berasal dari berbagai daerah. Karena itu, sistem perkuliahan dilaksanakan secara hybrid sehingga memberi ruang bagi mahasiswa yang berada di luar Makassar untuk tetap mengikuti proses pembelajaran,” kata Radiah kepada media.
Sistem pembelajaran tersebut menjadi salah satu strategi prodi menjangkau calon mahasiswa yang tetap ingin melanjutkan pendidikan magister meski terkendala jarak dan pekerjaan.
Berdasarkan informasi penerimaan mahasiswa yang dipublikasikan prodi, perkuliahan tersedia dalam model hybrid maupun full online, dengan kelas reguler. Beban akademik program Magister Pendidikan Bahasa Inggris ditetapkan sebanyak 45 SKS.
Terakreditasi Unggul
Radiah mengatakan S2 Pendidikan Bahasa Inggris merupakan salah satu program Pascasarjana Unismuh Makassar yang telah memperoleh status Akreditasi Unggul dari LAMDIK.
Prodi menawarkan dua jalur seleksi bagi calon mahasiswa, yakni Computer Based Test (CBT) dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Visi keilmuan prodi diarahkan pada penyelenggaraan pendidikan Bahasa Inggris yang berbasis teori pembelajaran konstruktivisme dan teori linguistik dalam pembelajaran bahasa dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Kurikulum dirancang dalam tiga semester pembelajaran dengan total 45 SKS, yakni 18 SKS pada semester pertama, 18 SKS semester kedua, dan sembilan SKS semester ketiga.
Menurut Radiah, fleksibilitas pembelajaran menjadi penting karena mahasiswa pascasarjana memiliki latar belakang dan kondisi yang beragam. Sebagian merupakan tenaga pendidik dan profesional yang tetap menjalankan pekerjaan di daerah masing-masing.
Dua Mahasiswa Asing
Kehadiran dua mahasiswa asing juga menambah keberagaman mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unismuh.
Bagi prodi, keberadaan mahasiswa dari berbagai wilayah dan negara membuka ruang interaksi akademik yang lebih luas dalam proses pembelajaran.
Selain jalur reguler, terdapat tiga mahasiswa yang masuk melalui RPL.
Skema tersebut memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memperoleh pengakuan atas capaian pembelajaran sebelumnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Beasiswa Dorong Peminat
Radiah juga mengungkapkan bahwa dalam tiga tahun terakhir terdapat program beasiswa dari Unismuh Makassar untuk para guru guru Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Sulsel berupa potongan 50 persen dari pembayaran UKT.
Program tersebut ikut membuka kesempatan melanjutkan pendidikan pada jenjang magister.
“Dalam tiga tahun terakhir ada program beasiswa dari Unismuh Makassar itu, peminatnya cukup meningkat dalam tiga tahun terakhir,” ujar Radiah.
Keterlibatan Radiah dalam ‘Aisyiyah sendiri telah berlangsung cukup panjang. Biodata yang diberikan mencatat ia pernah aktif di Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, kemudian di ‘Aisyiyah Minasa Upa dan ‘Aisyiyah Kota Makassar. Saat ini ia tercatat sebagai Wakil Ketua I Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Makassar periode 2022–2027.
Didukung Dosen Berpengalaman
Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris juga didukung sejumlah dosen dengan latar belakang pendidikan dan keilmuan Bahasa Inggris.
Selain Radiah Hamid, materi promosi penerimaan mahasiswa mencantumkan Prof Dr H Andi Tenri Ampa, MHum; Prof Sulfasyah, MA, PhD; Dr Ratna Dewi, SS, MHum; Dr Syamsiarna Nappu, MPd; Dr Nur Qalbi, MHum; Dr St Asriati AM, MHum; dan Dr Saiful, SPd, MPd sebagai dosen pengajar.
Radiah sendiri memiliki perjalanan akademik yang panjang dalam pendidikan bahasa. Berdasarkan biodata yang diserahkan, ia menyelesaikan S1 Sastra Inggris di UMI Ujung Pandang pada 1992, S2 Pendidikan Bahasa Inggris di UNM pada 2000, dan S3 Ilmu Linguistik Universitas Hasanuddin pada 2020. Ia kini dipercaya sebagai Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Pascasarjana Unismuh Makassar.
Menurut Radiah, kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah menjadi tantangan sekaligus peluang bagi prodi untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik.
Status Akreditasi Unggul, pilihan pembelajaran hybrid dan full online, jalur RPL, serta dukungan beasiswa, S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unismuh Makassar berupaya membuka akses pendidikan pascasarjana yang lebih luas bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.***


















