Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

S2 Teknik Mesin UKI Paulus Cetak 32 Magister, Mahasiswa Baru 2026 Capai 12 Orang

×

S2 Teknik Mesin UKI Paulus Cetak 32 Magister, Mahasiswa Baru 2026 Capai 12 Orang

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Program Studi Magister Teknik Mesin Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar telah mencetak 32 alumni sejak membuka pendidikan jenjang S2.

Ketua Prodi S2 Teknik Mesin UKI Paulus, Dr Ir Atus Buku, ST, MT, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tiga periode wisuda yang telah dijalani program studi.

Example 300x600

Wisuda ketiga berlangsung di Hotel Dalton Makassar, Rabu (2/9/2026). Pada periode tersebut, sebanyak 10 alumni S2 Teknik Mesin resmi menyandang gelar magister.

“Prodi S2 Teknik Mesin UKI Paulus sudah tiga kali menjalani prosesi wisuda alumni Magister Teknik Mesin. Total alumni sampai wisuda ketiga sebanyak 32 orang. Pada wisuda 2 September 2026 ada 10 alumni,” kata Atus Buku kepada media, awal September 2026.

Atus mengatakan perkembangan program studi juga terlihat dari penerimaan mahasiswa baru.

Pada tahun akademik 2026, mahasiswa baru S2 Teknik Mesin UKI Paulus telah mencapai 12 orang.

Terapkan Kuliah Hybrid

Untuk memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa, proses perkuliahan dilaksanakan menggunakan sistem hybrid, yakni memadukan pembelajaran daring dan tatap muka.

Pola tersebut memungkinkan mahasiswa mengikuti pendidikan magister dengan menyesuaikan aktivitas profesional maupun domisili masing-masing.

Sistem pembelajaran ini juga menjadi bagian dari upaya prodi memperluas akses pendidikan pascasarjana tanpa mengabaikan proses akademik yang harus ditempuh mahasiswa.

Siapkan Lulusan untuk Industri hingga Peneliti

S2 Teknik Mesin UKI Paulus tidak hanya mempersiapkan lulusan untuk menguasai teori.

Dokumen profil program studi menyebutkan lulusan diarahkan memiliki kompetensi dalam mengembangkan teori, memecahkan persoalan secara interdisipliner dan multidisipliner, mengelola penelitian, serta menghasilkan teknologi inovatif bertaraf nasional maupun internasional.

Lulusan juga dipersiapkan memiliki kemampuan kepemimpinan teknis atau technical leadership dalam bidang teknik mesin berbasis nanoteknologi.

Kompetensi tersebut membuka peluang lulusan berkiprah sebagai pendidik, peneliti atau ilmuwan, konsultan, pimpinan industri, hingga wirausaha teknik mesin, khususnya pada bidang energi dan material terbarukan.

Empat Bidang Jadi Fokus

Dalam pengembangan keilmuan, S2 Teknik Mesin UKI Paulus memfokuskan pendidikan dan penelitian pada empat bidang.

Keempatnya adalah Teknik Perancangan Mekanika, Konversi dan Konservasi Energi, Rekayasa Material, serta Rekayasa Manufaktur dan Otomasi.

Prodi juga memiliki visi menjadi program magister terkemuka pada lingkup nasional dan internasional berbasis rekayasa mesin yang berwawasan lingkungan pada 2035.

Untuk mencapai visi tersebut, program studi mendorong kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat daerah, nasional, dan internasional. Kerja sama juga diarahkan agar keilmuan Teknik Mesin dapat berkontribusi menyelesaikan persoalan di masyarakat dan industri.

Diperkuat Tiga Guru Besar

S2 Teknik Mesin UKI Paulus didukung sejumlah akademisi bergelar doktor dan profesor.

Dokumen prodi mencantumkan Prof Dr Ir Musa B Palungan, MT; Prof Dr Ir Yoel Pasae, ST, MT; dan Prof Dr Ir Yusuf Siahaya, MSME dalam jajaran dosen.

Selain ketiga profesor tersebut, terdapat Dr Ir Atus Buku, ST, MT; Dr Ir Baso Sokong, MT; Dr Ir Corvis L Rantererung, MT; Dr Rosalia Sira Sarungallo, ST, MT; Dr Ir Hendrik Gunadi, MP; serta Dr Kristiana Pasau, ST, MT.

Menurut Atus, bertambahnya mahasiswa dan alumni menjadi bagian dari perkembangan S2 Teknik Mesin UKI Paulus.

Setelah tiga kali melaksanakan wisuda dengan total 32 alumni, kini 12 mahasiswa baru tahun 2026 menjadi generasi berikutnya yang menjalani proses pendidikan magister dengan sistem pembelajaran hybrid.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *