BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Sebanyak 204 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Profesi dan Pengabdian Masyarakat (KKP-PM) Tahun Akademik 2026–2027.
Kegiatan berlangsung di Aula I-Gift Unismuh Makassar, Jumat (9/10/2026).
Ratusan mahasiswa tersebut dipersiapkan untuk melaksanakan KKP-PM di 24 sekolah yang tersebar di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya FISIP Unismuh Makassar memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman pengabdian kepada masyarakat dan praktik kerja secara langsung.
Pembekalan dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si.
Dalam sambutannya, Andi Luhur menekankan pentingnya pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam setiap kegiatan akademik, termasuk KKP-PM.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan kepedulian sosial, menjaga etika, membangun komunikasi yang baik, serta mencerminkan nilai-nilai Islam selama berada di lokasi penempatan.
KKP-PM Satu Bulan, Dilanjutkan Magang
Andi Luhur menjelaskan, pelaksanaan KKP-PM Tahun Akademik 2026–2027 dirancang dalam dua tahapan dengan durasi masing-masing satu bulan.
Tahap pertama berupa KKP-PM yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah tempat mahasiswa ditugaskan.
Selama menjalani kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus meningkatkan kepekaan terhadap persoalan sosial.
Setelah menyelesaikan tahap pertama, mahasiswa akan melanjutkan program magang selama satu bulan.
Tahap kedua ini diarahkan untuk memperkuat pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan profesional, serta memberikan pemahaman mengenai budaya organisasi dan dinamika dunia kerja.
Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam kegiatan pengabdian, tetapi juga kesempatan mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional.
FISIP Unismuh Makassar berharap kedua tahapan tersebut dapat membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik, kepedulian sosial, integritas, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Enam Supervisor Dampingi Mahasiswa
Untuk mendukung pelaksanaan program, FISIP Unismuh Makassar menugaskan enam supervisor yang akan mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Keenam supervisor tersebut adalah Dr. Dian Muthadiah Hamna, S.IP., M.I.Kom.; Muh. Amril Pratama, S.IP., M.A.P.; Rusliadi, S.Sos., M.A.P.; Ilham Riyadi, S.Pd., M.I.Kom.; Iswadi Amiruddin, S.Sos., M.A.P.; dan Dian Lestari, S.Sos., M.A.P.
Para supervisor bertugas melakukan pendampingan, memantau perkembangan mahasiswa, serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan akademik.
Mereka juga akan membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan penempatan dan membangun koordinasi dengan pihak sekolah.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama menjalankan KKP-PM.
Perkuat Kerja Sama dengan Sekolah
Penempatan 204 mahasiswa di 24 sekolah menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara FISIP Unismuh Makassar dan institusi pendidikan di Kota Makassar serta Kabupaten Gowa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan mengenal secara langsung lingkungan kerja sekolah, membangun interaksi dengan warga sekolah, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama.
Kehadiran mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi sekolah melalui berbagai aktivitas pengabdian yang dilaksanakan.
Selain menjadi sarana pembelajaran lapangan, KKP-PM diharapkan memperkuat hubungan kelembagaan antara perguruan tinggi dan sekolah mitra.
FISIP Unismuh Makassar menempatkan program tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan masyarakat.
Penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan turut menjadi perhatian agar mahasiswa mampu menjaga sikap, etika, dan tanggung jawab selama menjalankan tugas.
Melalui perpaduan KKP-PM dan magang, FISIP Unismuh Makassar berupaya mempersiapkan lulusan yang memiliki kepedulian sosial, karakter Islami, serta keterampilan profesional untuk menghadapi tantangan dunia kerja.***


















