Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Kabag Umum LLDIKTI IX Syahruddin Raih Doktor Cum Laude di STIEM Bongaya, IPK Sempurna 4,00

×

Kabag Umum LLDIKTI IX Syahruddin Raih Doktor Cum Laude di STIEM Bongaya, IPK Sempurna 4,00

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Syahruddin, ST, MM, berhasil meraih gelar doktor Ilmu Manajemen dengan predikat pujian atau cum laude di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya.

Syahruddin dinyatakan lulus setelah menjalani sidang promosi doktor di Program Pascasarjana STIEM Bongaya, Makassar, Sabtu (10/10/2026).

Example 300x600

Pria yang akrab disapa Udin itu mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Keberhasilan tersebut sekaligus menempatkan Syahruddin sebagai doktor ketiga yang diluluskan STIEM Bongaya.

Sidang promosi doktor dipimpin Wakil Ketua I STIEM Bongaya, Dr Rahman Pura, SE, MSi, Ak, CA.

Pada sidang tersebut, Syahruddin mempertahankan disertasi berjudul “Sinergitas Transformasi Jabatan, Kompetensi dan Sistem Manajemen SDM dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai dan Percepatan Layanan pada LLDIKTI Wilayah IX.”

Penelitian itu mengangkat persoalan peningkatan kinerja aparatur dan percepatan pelayanan publik di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX.

Selama penyusunan disertasi, Syahruddin dibimbing Promotor Prof Dr H Syamsul Ridjal, MSi, Ko-Promotor I Dr Edy Jumady, SE, MSi, dan Ko-Promotor II Muhammad Tafsir, SE, MSi, PhD.

Adapun tim penguji terdiri atas Dr Hj Yana Fajriah, MM dan Dr H Ampauleng, MSi sebagai penguji internal, serta Prof Dr H Muhammad Nasir Hamzah, SE, MSi sebagai penguji eksternal.

Prof Budu Hadiri Promosi Doktor

Sidang promosi doktor Syahruddin turut dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan pejabat pendidikan tinggi.

Di antaranya Pelaksana Tugas Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof dr Budu, PhD, SpM(K), dan Ketua STIEM Bongaya, Prof Dr Hj Jannati Tangngisalu, SE, MSi.

Hadir pula Ketua STIE AMKOP Makassar, Dr H Gunawan Bata Ilyas, SE, MS, Rektor Universitas Wira Bhakti Makassar (Uwiba)   Dr.Ir.Abdul Haris, ST,SE,M.Si, MM serta Rektor Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, M Darwis Nur Tinri, SSos, MSi.

Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi bagian dari momen akademik Syahruddin setelah menjalani pendidikan doktor sejak 2023.

Teliti 269 Pegawai dan Dosen LLDIKTI IX

Dalam disertasinya, Syahruddin meneliti pengaruh transformasi jabatan, kompetensi pegawai, dan sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja pegawai serta dampaknya terhadap percepatan layanan.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research.

Sebanyak 269 responden dilibatkan, terdiri atas pegawai dan dosen dipekerjakan (DPK) di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX.

Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS 3.3.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi jabatan, kompetensi pegawai, dan sistem manajemen SDM berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai.

Kompetensi pegawai memiliki koefisien pengaruh sebesar 0,343, disusul transformasi jabatan sebesar 0,330 dan sistem manajemen SDM sebesar 0,184.

Sementara itu, kinerja pegawai menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan percepatan layanan dengan koefisien sebesar 0,513.

Model penelitian mampu menjelaskan 50,7 persen variasi kinerja pegawai dan 50,2 persen variasi percepatan layanan.

Perubahan Jabatan Tak Otomatis Percepat Pelayanan

Salah satu temuan penting disertasi Syahruddin adalah transformasi jabatan tidak secara langsung memberikan pengaruh signifikan terhadap percepatan layanan.

Perubahan jabatan baru memberikan dampak terhadap percepatan layanan apabila mampu meningkatkan kinerja pegawai.

Hasil analisis menunjukkan kinerja pegawai memediasi secara penuh pengaruh transformasi jabatan terhadap percepatan layanan.

Sementara pengaruh kompetensi pegawai dan sistem manajemen SDM terhadap percepatan layanan dimediasi secara parsial oleh kinerja pegawai.

Temuan tersebut menegaskan bahwa penataan struktur dan jabatan dalam birokrasi belum cukup untuk mempercepat pelayanan apabila tidak disertai peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur.

Karena itu, penelitian Syahruddin merekomendasikan penataan jabatan berbasis kompetensi, penguatan sistem manajemen SDM, dan peningkatan kapasitas pegawai.

Model yang dihasilkan diharapkan menjadi masukan bagi reformasi birokrasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX.

Mengabdi Sejak 1993, Lewati Berbagai Pergantian Pimpinan

Keberhasilan Syahruddin meraih doktor menjadi babak baru perjalanan akademik dan kariernya.

Pria kelahiran Ujung Pandang, 15 Desember 1968, itu telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara sejak 1993.

Artinya, hingga 2026, Syahruddin telah menjalani pengabdian selama sekitar 33 tahun di lingkungan Kopertis Wilayah IX yang kemudian bertransformasi menjadi LLDIKTI Wilayah IX.

Selama masa pengabdian tersebut, ia melewati berbagai pergantian kepemimpinan, mulai dari masa Koordinator Kopertis hingga Kepala LLDIKTI.

Kariernya dimulai sebagai Asisten Laboratorium Growth Centre Kopertis Wilayah IX pada 1993–1995.

Selanjutnya, ia bertugas pada Subbagian Perencanaan dan Umum Kopertis Wilayah IX selama 1996–2012.

Pada 2013–2020, Syahruddin ditempatkan di Subbagian Kelembagaan.

Kariernya berlanjut sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan LLDIKTI Wilayah IX pada 2021–2022.

Pada 5 Juli 2022, Syahruddin resmi dilantik sebagai Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara.

Pelantikan dilakukan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi saat itu, Ir Suharti, MA, PhD, di Jakarta.

Saat itu, Syahruddin dilantik bersama 42 pejabat lainnya di lingkungan Kemendikbudristek.

Dari Lulusan STM hingga Doktor Manajemen

Perjalanan pendidikan Syahruddin juga cukup panjang.

Ia menyelesaikan pendidikan di SD Negeri Mandai pada 1981, SMP Negeri 9 Ujung Pandang pada 1984, dan STM Pembangunan Ujung Pandang pada 1988.

Setelah lulus STM, ia melanjutkan pendidikan Teknik Elektro di IKIP Manado pada 1988–1991.

Pendidikan kemudian dilanjutkan di IKIP Ujung Pandang pada 1991–1993.

Syahruddin akhirnya menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Sains dan Teknologi Pembangunan Indonesia Makassar pada 2000. Perguruan tinggi tersebut kini dikenal sebagai Universitas Patompo.

Setelah lama meniti karier di lingkungan Kopertis dan LLDIKTI, Syahruddin kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

Ia berhasil menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Makassar pada 2022.

Setahun kemudian, Syahruddin memulai studi doktor Ilmu Manajemen di STIEM Bongaya pada 2023.

Di luar tugas strukturalnya, Syahruddin juga menjadi dosen luar biasa di Universitas Indonesia Timur sejak 2023.

Ia telah mengikuti berbagai pelatihan profesional, antara lain pengelolaan laboratorium fisika, audit energi, sistem informasi keuangan, dan pengelolaan barang milik negara.

Pengalaman Birokrasi Jadi Modal Penelitian

Pengalaman lebih dari tiga dekade bekerja di lingkungan LLDIKTI menjadi latar penting bagi Syahruddin dalam memilih tema penelitian doktoralnya.

Selama menjalani tugas, ia menyaksikan perubahan kelembagaan, penataan jabatan, pengembangan kompetensi pegawai, hingga meningkatnya tuntutan terhadap pelayanan pendidikan tinggi.

Persoalan tersebut kemudian menjadi fokus kajian ilmiah yang dituangkan dalam disertasinya.

Melalui penelitian itu, Syahruddin menunjukkan bahwa percepatan pelayanan tidak cukup hanya dilakukan melalui perubahan jabatan atau pembenahan struktur organisasi.

Peningkatan kompetensi dan penguatan sistem manajemen SDM harus berjalan bersama dengan peningkatan kinerja pegawai.

Keberhasilan Syahruddin meraih doktor dengan IPK 4,00 dan predikat cum laude menjadi pencapaian akademik tersendiri bagi aparatur senior LLDIKTI Wilayah IX tersebut.

Dari awal karier sebagai asisten laboratorium pada 1993 hingga menjadi Kepala Bagian Umum LLDIKTI IX, Syahruddin kini menambah perjalanan pengabdiannya dengan gelar doktor Ilmu Manajemen dari STIEM Bongaya Makassar.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *