Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Dipimpin Dr Nasrullah dari Unismuh Makassar, APSMA PTMA Perkuat Kurikulum hingga Pemberdayaan UMKM

×

Dipimpin Dr Nasrullah dari Unismuh Makassar, APSMA PTMA Perkuat Kurikulum hingga Pemberdayaan UMKM

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Asosiasi Program Studi Manajemen Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APSMA PTMA) memperkuat kolaborasi antarkampus melalui pengembangan pendidikan, publikasi ilmiah, hingga pemberdayaan masyarakat.

Asosiasi yang dipimpin Ketua Prodi Manajemen FEB Unismuh Makassar, Dr Nasrullah, SE, MM, tersebut telah menjalankan sejumlah kegiatan sekaligus menyusun agenda kerja untuk periode 2026–2027.

Example 300x600

Kepada media Sabtu 10 Oktober 2026, Nasrullah menyatakan,  laporan program kerja tertanggal 16 September 2026, kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi pendataan akreditasi program studi anggota, kemitraan publikasi ilmiah, rapat kerja nasional, dan pengabdian masyarakat nasional.

Salah satu kegiatan pengabdian berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada 6 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Literasi dan Pendampingan Kewirausahaan Ekonomi Kreatif Subsektor Kriya bagi Pos Lansia”.

Program ini merupakan kolaborasi APSMA dengan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEB) PTMA, didukung program Diktisaintek Berdampak. Kegiatan dihadiri dosen dan pengurus Prodi Manajemen PTMA dari berbagai daerah di Indonesia.

Sehari sebelumnya, pada 5 Agustus 2026, APSMA PTMA menggelar rapat kerja nasional untuk menyusun dan memfinalisasi program empat bidang sebagai pedoman kerja periode 2026–2027.

Pada bidang penelitian dan publikasi, asosiasi telah menjalin kemitraan dengan jurnal JAMANIKA Universitas Muhammadiyah Malang pada 3 Maret 2026.

Kemitraan tersebut membuka jalur penyaluran artikel terbaik dari kegiatan simposium atau konferensi anggota APSMA PTMA untuk diterbitkan di JAMANIKA.

Sementara itu, pendataan akreditasi anggota berlangsung pada 1 Januari hingga 30 Agustus 2026.

Laporan mencatat 48 universitas PTMA tergabung dalam APSMA. Dari data yang masuk, sebanyak 17 program studi berstatus Unggul melalui LAMEMBA, 10 berstatus Baik Sekali melalui LAMEMBA, satu berstatus Baik Sekali melalui BAN-PT, serta sembilan berstatus Baik. Sejumlah anggota belum mengisi data.

Siapkan Pendampingan Kurikulum

Untuk agenda berikutnya, APSMA PTMA menyiapkan rangkaian workshop dan pendampingan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), yakni pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran.

Workshop tahap pertama dijadwalkan berlangsung secara daring pada Desember 2026, dengan fokus pemahaman dan standardisasi dokumen kurikulum OBE.

Tahap kedua direncanakan pada Januari 2027. Materinya mencakup peninjauan kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, proses pembelajaran, serta rubrik penilaian.

Agenda dilanjutkan dengan workshop penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada Februari 2027.

Adapun pendampingan intensif kurikulum dijadwalkan pada Maret–Juni 2027, dengan melibatkan program studi yang telah meraih akreditasi Unggul untuk mendampingi anggota yang belum mencapai peringkat tersebut.

Pemberdayaan UMKM dan Jejaring Internasional

Pada bidang pengabdian, APSMA PTMA merancang program Muhammadiyah Management Community Empowerment.

Program ini diarahkan untuk membantu UMKM dan masyarakat melalui pelatihan serta pendampingan manajemen usaha, pemasaran, keuangan, dan digitalisasi bisnis.

Asosiasi juga menyiapkan Management Training Center bagi dosen, mahasiswa, UMKM, dan masyarakat. Topik pelatihannya meliputi kepemimpinan, manajemen sumber daya manusia, kewirausahaan, pemasaran digital, serta pemanfaatan kecerdasan buatan untuk bisnis.

Memperluas jejaring, APSMA PTMA merencanakan forum berbagi pengalaman dan kolaborasi antar-Prodi Manajemen PTMA.

Agenda kerja sama lainnya mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen serta magang industri yang dijadwalkan pada Maret 2027.

Di tingkat internasional, asosiasi menyiapkan Global Collaborative Learning Series pada November 2026. Program ini diarahkan untuk membangun kemitraan luar negeri melalui pertukaran mahasiswa, profesor tamu, dan kursus musim panas.

Kolaborasi riset nasional dan internasional, pengembangan wadah publikasi jurnal, serta penulisan buku bersama turut menjadi agenda periode 2026–2027.

Melalui rangkaian program tersebut, APSMA PTMA menghubungkan penguatan mutu akademik dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan pengembangan jejaring antarkampus.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *