Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Kisah Dr Lukman Daris, Alumni UCM yang Kini Jadi Rektor, 26 Tahun Lalu Diwisuda di Kampus yang Sama

×

Kisah Dr Lukman Daris, Alumni UCM yang Kini Jadi Rektor, 26 Tahun Lalu Diwisuda di Kampus yang Sama

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Ada kisah menarik yang disampaikan Rektor Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM), Dr. Lukman Daris, S.Pi., M.Si., saat memberikan sambutan pada Wisuda Sarjana dan Ahli Madya ke-22 UCM.

Di hadapan para wisudawan dan wisudawati, Lukman mengenang perjalanan hidupnya sebagai alumni yang kini mendapat amanah memimpin perguruan tinggi tempatnya dahulu menempuh pendidikan.

Example 300x600

Kisah tersebut disampaikan dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Kamis (15/10/2026).

Lukman mengungkapkan, tepat 26 tahun lalu, dirinya juga pernah berada pada posisi yang sama dengan para wisudawan yang hadir hari itu.

Pada 26 Januari 2000, Lukman mengikuti prosesi wisuda sebagai salah seorang lulusan Universitas Cokroaminoto Makassar.

Ketika itu, ia menjadi bagian dari alumni yang bersiap memasuki dunia kerja dan mengembangkan karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Namun, perjalanan waktu membawanya kembali ke almamater dengan tanggung jawab yang berbeda.

Dua puluh enam tahun setelah diwisuda, Lukman kini berdiri di hadapan para lulusan sebagai Rektor Universitas Cokroaminoto Makassar.

Baginya, perjalanan dari seorang mahasiswa, kemudian menjadi alumni, hingga dipercaya memimpin universitas merupakan amanah dan anugerah yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Dari Kursi Wisudawan ke Kursi Rektor

Pengalaman pribadi tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam sambutan Lukman Daris.

Ia ingin menunjukkan kepada para lulusan bahwa perjalanan seseorang setelah menyelesaikan pendidikan tinggi dapat membawa berbagai kesempatan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.

Lukman sendiri telah menjalankan amanah sebagai Rektor UCM selama dua tahun sembilan bulan.

Kini, sebagai pimpinan universitas, ia memiliki tanggung jawab mengembangkan perguruan tinggi yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.

Kisah Lukman juga memperlihatkan hubungan antara alumni dan almamater yang tidak berhenti setelah seseorang menerima ijazah.

Alumni dapat terus memberikan kontribusi bagi perguruan tinggi, bahkan kembali mengambil peran dalam pengembangan institusi.

Melalui pengalamannya, Lukman berharap para wisudawan tidak membatasi cita-cita dan kesempatan untuk berkembang.

Ia mendorong para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi, bekerja keras, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Lukman juga berharap di antara lulusan UCM akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang mampu mengemban tanggung jawab di berbagai bidang kehidupan.

Dua Tahun Sembilan Bulan Memimpin UCM

Dalam sambutannya, Lukman Daris tidak hanya membagikan kisah perjalanan pribadinya.

Ia juga menyampaikan sejumlah capaian Universitas Cokroaminoto Makassar selama dua tahun sembilan bulan kepemimpinannya.

Salah satu perkembangan yang cukup menonjol adalah meningkatnya jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027.

Menurut Lukman, penerimaan mahasiswa baru UCM mengalami peningkatan sekitar 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, seluruh program studi di lingkungan UCM telah terakreditasi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika yang telah mendukung pengembangan universitas.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak dapat dilepaskan dari kerja sama dan kolaborasi seluruh unsur perguruan tinggi.

“Keberhasilan ini bukan hasil kerja rektor semata, melainkan hasil kerja tim. Capaian ini terwujud berkat kolaborasi dan dukungan seluruh pihak di lingkungan UCM,” kata Lukman.

Ia menilai kekompakan sivitas akademika menjadi salah satu kekuatan penting dalam meningkatkan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap UCM.

Kini UCM Miliki 3.159 Alumni

Lukman Daris juga mengungkapkan perkembangan jumlah alumni Universitas Cokroaminoto Makassar.

Setelah pelaksanaan wisuda ke-22, jumlah alumni UCM secara keseluruhan telah mencapai 3.159 orang.

Mereka telah berkiprah di berbagai bidang pekerjaan, mulai dari pendidikan, pemerintahan, pelayanan kesehatan, hingga dunia usaha.

“Setelah wisuda hari ini, total jumlah alumni UCM dari waktu ke waktu kini telah mencapai 3.159 orang. Mereka telah tersebar di berbagai bidang pekerjaan, antara lain dosen, PNS, birokrat, TNI, Polri, tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, bidang pemerintahan desa, serta wirausaha,” ujar Lukman.

Wisudawan tahun ini berasal dari lima fakultas dengan 10 program studi.

Berdasarkan data akademik, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi lulusan mencapai 4,00, sedangkan IPK terendah 2,92, dengan rata-rata IPK 3,71.

Adapun masa studi tercepat untuk program sarjana tercatat tiga tahun sembilan bulan, dengan rata-rata masa studi empat tahun satu bulan.

Lukman berharap para alumni terus menjaga nama baik almamater dan mampu menunjukkan kualitas pendidikan yang diperoleh melalui pengabdian di tengah masyarakat.

Kepemimpinan Lukman Daris Diapresiasi LLDIKTI IX

Perkembangan UCM di bawah kepemimpinan Lukman Daris mendapat apresiasi dari Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Syahruddin, S.T., M.M.

Saat menghadiri prosesi wisuda, Syahruddin menilai Universitas Cokroaminoto Makassar menunjukkan tren perkembangan yang positif.

Salah satu indikator yang mendapat perhatiannya adalah meningkatnya produktivitas dosen dalam memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat pelaksanaan tridarma.

“Saya percaya, di bawah kepemimpinan Bapak Rektor dan dengan dukungan seluruh sivitas akademika, UCM akan terus berkembang dan semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syahruddin.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak cukup diukur dari jumlah mahasiswa dan lulusan, tetapi juga dari kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sari Sulsel yang menaungi UCM, Dr. Rahmat Hasanuddin, M.Si., menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan universitas.

Rahmat menilai kolaborasi yang terbangun antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh sivitas akademika menjadi modal penting bagi kemajuan kampus.

Ia berharap kerja sama tersebut terus dipertahankan untuk menjadikan UCM semakin maju dan berdaya saing.

Berharap Lahir Pemimpin Baru dari UCM

Bagi Lukman Daris, Wisuda ke-22 Universitas Cokroaminoto Makassar bukan sekadar kegiatan akademik untuk melepas lulusan.

Momentum tersebut juga mengingatkannya pada perjalanan pribadi yang dimulai dari kampus yang sama lebih dari seperempat abad lalu.

Jika pada 26 Januari 2000 ia hadir sebagai seorang wisudawan, pada 15 Oktober 2026 ia kembali berdiri dalam prosesi wisuda sebagai rektor.

Perubahan peran tersebut menjadi pengalaman yang ingin dibagikannya kepada generasi alumni berikutnya.

Ia berharap para lulusan memiliki semangat untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mengambil kesempatan untuk berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.

Perjalanan Lukman Daris dari alumni menjadi rektor sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan seseorang dengan almamater dapat terus berkembang seiring perjalanan karier dan pengabdiannya.

Dari ribuan alumni UCM yang kini tersebar di berbagai bidang pekerjaan, Lukman berharap akan muncul semakin banyak lulusan yang mampu meraih prestasi, mengemban amanah kepemimpinan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *