BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Ir. Abd Rakhim Nanda, M.T., IPU., menegaskan komitmen pengembangan kampus menuju perguruan tinggi bereputasi internasional.
Komitmen itu disampaikan dalam pidatonya pada Wisuda Ke-89 hari pertama di Balai Sidang Muktamar Ke-47, Kampus Unismuh Makassar, Selasa (20/10/2026).
Rakhim memaparkan penguatan mutu akademik, penelitian, jejaring lintas negara, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari langkah mencapai tujuan tersebut.
Hingga Oktober 2026, Unismuh Makassar mencatat 90 kerja sama internasional yang menjangkau 41 negara. Kemitraan itu dikembangkan melalui penelitian bersama, pertukaran akademik, mobilitas mahasiswa, serta pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Rakhim, reputasi internasional merupakan cita-cita jangka panjang yang harus diwujudkan melalui capaian terukur dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa reputasi perguruan tinggi dibangun melalui kepercayaan terhadap mutu pendidikan, kualitas karya ilmiah, dan tata kelola kelembagaan.
Karena itu, perluasan jejaring luar negeri harus diikuti kegiatan akademik yang produktif serta menghasilkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rakhim menjelaskan, Unismuh ingin tumbuh sebagai perguruan tinggi dengan akar keislaman yang kuat sekaligus terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia.
Arah pengembangan tersebut dijalankan melalui konsep I-GIFt, yakni Integrated, Green, Islamic, and Futuristic.
Mahasiswa Internasional dan Kolaborasi Jepang
Dalam laporan akademiknya, Rakhim memaparkan kehadiran mahasiswa internasional sebagai bagian dari perkembangan jejaring Unismuh.
Hingga September 2026, sebanyak 49 mahasiswa internasional mengikuti pendidikan penuh waktu untuk memperoleh gelar akademik.
Selain itu, terdapat 165 mahasiswa internasional paruh waktu melalui program Makassar Academic and Cultural Heritage atau MACCA.
Kerja sama dengan perguruan tinggi Jepang juga menjadi bagian dari pengembangan tersebut.
Pada Oktober 2026, tiga mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh mengikuti Sakura Science Program di Kanazawa Institute of Technology.
Tim Unismuh turut melaksanakan pengabdian internasional di Chiba bersama mitra perguruan tinggi dan komunitas diaspora Indonesia.
Rakhim menekankan pentingnya memastikan hubungan dengan mitra luar negeri menghasilkan kegiatan yang mendukung kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Pendanaan Riset dan Pengabdian Rp11,6 Miliar
Penguatan jejaring internasional ditopang kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Hingga Oktober 2026, Unismuh memperoleh pendanaan sekitar Rp11,6 miliar untuk 234 kegiatan penelitian dan pengabdian.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 kegiatan merupakan kolaborasi internasional dengan pendanaan sekitar Rp1,75 miliar.
Rakhim juga memaparkan perkembangan publikasi ilmiah. Jumlah dokumen terindeks Scopus meningkat dari 48 pada 2022 menjadi 193 pada 2025.
Sementara itu, hingga awal Oktober 2026, jumlah dokumen pada tahun berjalan tercatat sebanyak 151.
Pada bidang penjaminan mutu, berdasarkan laporan rektor, Unismuh memiliki 76 program studi dengan 34 di antaranya telah memperoleh akreditasi Unggul.
Secara kelembagaan, Unismuh menyandang Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi sejak 2024.
Dalam QS Asia University Rankings 2026, Unismuh berada pada kelompok 1201–1300.
Adapun pada THE Sustainability Impact Ratings 2026, Unismuh menempati kelompok 801–1000 dunia, meningkat dari kelompok 1001–1500 pada tahun sebelumnya.
Pesan kepada 1.598 Lulusan
Wisuda Ke-89 Unismuh Makassar diikuti 1.598 lulusan dalam rangkaian prosesi selama dua hari, Selasa–Rabu (20–21/10/2026).
Para lulusan memiliki rata-rata indeks prestasi kumulatif sebesar 3,73.
Rakhim mengingatkan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak berhenti pada jumlah lulusan dan prestasi akademik.
Menurutnya, ukuran yang lebih penting ialah kemampuan lulusan menggunakan pengetahuan untuk menjawab persoalan masyarakat.
Kontribusi alumni, bersama kualitas karya akademik, menjadi bagian penting dalam membangun reputasi Unismuh Makassar.
Pada wisuda hari pertama, Bahrur Rahman Hasba dari Program Studi Pendidikan Fisika FKIP ditetapkan sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas.
Ia memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan magister dan akan diprioritaskan menjadi dosen setelah menyelesaikan studi S2.
Momentum wisuda juga diisi penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, serta Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jerman Raya.
Pada hari kedua, Rabu (21/10/2026), Rektor Unismuh Makassar dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman bersama Bupati Maros, Dr. A.S. Chaidir Syam.


















