Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Tim PKM UMI Dorong Penguatan Tata Kelola UMKM dan Promosi Wisata Maudu Lompoa Cikoang Takalar

×

Tim PKM UMI Dorong Penguatan Tata Kelola UMKM dan Promosi Wisata Maudu Lompoa Cikoang Takalar

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mendorong penguatan tata kelola usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan promosi wisata budaya Maudu Lompoa di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Program Pengabdian Internal Skema Unggulan Fakultas UMI pada Oktober 2026.

Example 300x600

Ketua Tim PKM UMI, Dr. Ahdan, S.Sos., M.Si., menyampaikan kepada media, Rabu sore (21/10/2026), bahwa kegiatan pengabdian difokuskan pada penguatan pengelolaan potensi wisata budaya dan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan tradisi Maudu Lompoa.

Program tersebut mencakup penataan pengelolaan UMKM, pembuatan desain promosi wisata, serta pembenahan fasilitas pendukung kegiatan budaya masyarakat.

Salah satu fasilitas yang mendapat perhatian adalah tangga menuju Sungai Cikoang, yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat saat puncak perayaan Maudu Lompoa.

Dorong UMKM Mendapat Manfaat dari Wisata Budaya

Ahdan menjelaskan bahwa tradisi Maudu Lompoa memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Karena itu, pengembangan wisata perlu didukung tata kelola yang baik, termasuk penguatan aktivitas ekonomi masyarakat melalui UMKM.

Melalui program pengabdian tersebut, tim PKM UMI melakukan kegiatan penataan pengelolaan UMKM yang berkaitan dengan potensi wisata Maudu Lompoa.

Langkah ini diarahkan untuk mendukung keterlibatan pelaku usaha lokal dalam kegiatan wisata budaya.

Penguatan UMKM menjadi penting agar aktivitas wisata tidak hanya berpusat pada penyelenggaraan perayaan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Cikoang.

Siapkan Desain Promosi Wisata Maudu Lompoa

Selain penguatan UMKM, tim PKM UMI juga melakukan pembuatan desain promosi wisata Maudu Lompoa Cikoang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata budaya Cikoang kepada masyarakat yang lebih luas.

Pengembangan materi promosi diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi mengenai tradisi Maudu Lompoa sebagai salah satu kekayaan budaya masyarakat Takalar.

Promosi wisata juga menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi berbasis budaya, terutama untuk memperkenalkan identitas dan keunikan tradisi lokal.

Melalui kegiatan tersebut, tim pengabdi berupaya menghubungkan penguatan tata kelola wisata dengan kebutuhan komunikasi dan promosi destinasi.

Benahi Tangga Menuju Sungai Cikoang

Program pengabdian UMI juga menyentuh pembenahan fasilitas fisik di sekitar lokasi kegiatan Maudu Lompoa.

Salah satunya adalah tangga turun menuju Sungai Cikoang.

Fasilitas tersebut menjadi perhatian karena kawasan sungai merupakan salah satu pusat kegiatan masyarakat pada puncak perayaan Maudu Lompoa.

Pembenahan tangga dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap penataan sarana di lokasi kegiatan budaya.

Dengan demikian, pengabdian yang dilaksanakan tim UMI tidak hanya berkaitan dengan aspek pengelolaan dan promosi, tetapi juga mencakup perhatian terhadap fasilitas pendukung aktivitas masyarakat.

Libatkan Tokoh Adat dan Pemerintah Desa

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim PKM UMI melibatkan sejumlah unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di Desa Cikoang.

Mereka antara lain Karaeng Opua sebagai mitra tradisi Maudu Lompoa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Ketua Karang Taruna Desa Cikoang.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari pendekatan kolaboratif dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama dengan tokoh adat, kelembagaan desa, dan organisasi kepemudaan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan upaya pengembangan wisata budaya Maudu Lompoa.

Selain Dr. Ahdan sebagai ketua, tim PKM UMI juga beranggotakan Dr. Zelfia, S.IP., M.Sos.I., Dr. Salim Hasan, M.Pd., dan Fatiyah Harun, M.I.Kom.

Para anggota tim terlibat dalam pelaksanaan program pengabdian yang berfokus pada pengelolaan UMKM, promosi wisata, serta penataan fasilitas pendukung.

Melalui kegiatan PKM Skema Unggulan Fakultas tersebut, UMI Makassar berupaya memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan potensi lokal Desa Cikoang.

Penguatan tata kelola, promosi wisata, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari upaya mendukung pelestarian tradisi Maudu Lompoa sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi dari kegiatan wisata budaya bagi masyarakat setempat.***

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *