BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Politeknik Sandi Karsa kembali menambah pilihan program studi bagi calon mahasiswa. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1126/B/O/2025, Politeknik Sandi Karsa resmi membuka Program Studi Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan.
Prodi ini diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Karya Anak Bangsa Sandi Karsa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Keputusan resmi tersebut ditetapkan di Jakarta pada 12 Desember 2025, atas nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang diwakili Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi.
Direktur Politeknik Sandi Karsa, Dr. Ns. H. Trimaya Cahya Mulat, M.Kes., MM, kepada media Selasa 16 Desember 2025 menjelaskan bahwa pembukaan prodi ini menjadi langkah strategis kampus untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan berspesialisasi di bidang anestesi.
“Perawat masa kini tidak hanya dituntut menguasai keperawatan umum, tetapi juga memiliki keahlian khusus. Keperawatan Anestesiologi membekali mahasiswa untuk membantu proses anestesi mulai dari pra-operasi hingga perawatan pasca-operasi,” ujarnya.
Mahasiswa akan dibekali kemampuan memantau tanda vital, menangani komplikasi anestesi, serta menguasai teknik anestesi umum dan regional. Praktikum intensif dilakukan di ruang operasi dan ICU, sehingga lulusan siap bekerja di rumah sakit, klinik bedah, hingga fasilitas kesehatan internasional.
Menurut Trimaya, prospek kerja bagi lulusan Keperawatan Anestesiologi sangat menjanjikan. Selain bekerja sebagai perawat anestesi di rumah sakit, lulusan juga dapat meniti karier di klinik bedah, pendidikan, penelitian, atau bahkan industri kesehatan, termasuk peluang bekerja di luar negeri.
“Seiring meningkatnya kebutuhan pasien akan anestesi aman, prodi ini diprediksi akan menjadi salah satu pilihan favorit calon mahasiswa,” tambahnya.
Politeknik Sandi Karsa sendiri telah berdiri sejak 9 Agustus 2019 melalui penggabungan tiga akademi, yakni Akademi Keperawatan, Akademi Kebidanan, dan Akademi Farmasi Sandi Karsa.
Sebelumnya sudah ada enam program studi yang dibina kampus yakni; Prodi D3 Keperawatan; Prodi D3 Kebidanan; Prodi D3 Farmasi; Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis; D4 Teknologi Radiologi Pencitraan; D4 Manajemen Informasi Kesehatan.
Enam prodi yang dibina tersebut telah terakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes.
Visi diemban kampus ini, “Menjadi Politeknik yang Berorientasi IPTEK, Entrepreneur, dan Inovatif”, Politeknik Sandi Karsa terus menyiapkan generasi tenaga kesehatan yang unggul secara akademik, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global di dunia medis.
Saat ini kekuatan sumber daya manusia kampus tercatat 42 dosen tetap, sudah ada 4 dosen dengan pendidikan doktor serta ada tiga dosen kini sedang merampungkan studi S3 di Pascasarjana Unhas.
Jabatan akademik dosen ada 1 orang telah mencapai puncak karier tertinggi dosen yakni Guru Besar. Dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala sebanyak 8 orang serta jabatan Lektor sebanyak 10 orang.***


















