BERITASEMBILAN.Com-Makasar. Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melalui Program Kuliah Kerja Profesi (KKP) Plus menggelar Seminar Program Kerja sebagai tahapan awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa di lokasi penempatan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (13/1/2026) di Ruang Guru SMAS Muhammadiyah Lempangang, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WITA. Seminar ini menjadi wadah bagi mahasiswa KKP Plus untuk memaparkan secara langsung rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di sekolah.
Seminar program kerja bertujuan menyelaraskan rancangan kegiatan mahasiswa dengan kebutuhan dan kondisi sekolah, sekaligus memperkuat koordinasi antara peserta KKP Plus, pihak sekolah, serta dosen pembimbing.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKP Plus menjelaskan sejumlah program yang berfokus pada pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, serta kontribusi nyata di lingkungan sekolah. Pemaparan dilakukan secara sistematis dan komunikatif agar program dapat dipahami dan mendapat masukan dari seluruh pihak terkait.
Dosen Pembimbing KKP Plus, Dr Ir Hamzah Al Imran, ST, MT, IPM, menekankan pentingnya perencanaan program yang tertib dan terukur, khususnya dalam penyusunan anggaran.
“Perencanaan program kerja ini diupayakan tertib, terutama dalam penyusunan RAB. Berikan pengabdian terbaik untuk sekolah ini, termasuk membantu mensosialisasikan nama sekolah melalui media sosial. Semoga apa yang kalian lakukan meninggalkan kesan yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMAS Muhammadiyah Lempangang, Sunarti, S.Pd., M.Pd., Gr, mengapresiasi program kerja yang dipaparkan mahasiswa KKP Plus dari Fakultas Teknik Unismuh Makassar.
“Alhamdulillah, rencana program kerja dari Fakultas Teknik ini sudah luar biasa, termasuk desain dan pembuatan mading. Selama ini mading kami masih kecil dan belum mampu menampung seluruh informasi sekolah,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas pendampingan dosen sejak awal pelaksanaan KKP Plus.
“Kami sangat berterima kasih karena sejak penerimaan hingga seminar program kerja, mahasiswa didampingi langsung oleh dosen pembimbing yang juga Dekan Fakultas Teknik. Ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Pembimbing Lapangan, Rahyuli, S.Pd, yang mengingatkan pentingnya penyelesaian laporan kegiatan secara tepat waktu.
“Terkait rencana program kerja, sebisa mungkin laporan diselesaikan sebelum penarikan mahasiswa, agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terdokumentasi dan terstruktur dengan baik,” ujarnya.
Melalui seminar program kerja ini, diharapkan pelaksanaan KKP Plus dapat berjalan optimal, terarah, dan memberikan dampak positif bagi sekolah serta peserta didik. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan warga sekolah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.


















