BERITASEMBILAn.Com-Makassar. Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di LKSA Mawaddah Kota Makassar, Ahad (15/2/2026).
Kegiatan bertema “Penguatan Cakap Digital melalui Pendekatan Sosiologi Komunikasi” ini menjadi bagian dari implementasi mata kuliah Sosiologi Komunikasi yang dikemas dalam model pembelajaran Project Based Learning.
Tim pengabdian terdiri atas Dr Nur Riswandy Marsuki MSi selaku ketua tim, bersama Dr Maemunah MPd dan Dr Fatimah Azis MPd. Mahasiswa turut dilibatkan sebagai fasilitator dan pendamping peserta selama kegiatan berlangsung.
Dr Nur Riswandy Marsuki mengatakan, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial anak dan remaja.
Menurutnya, media sosial kini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang komunikasi, pergaulan, hingga pembentukan identitas diri.
“Setiap aktivitas di ruang digital seperti mengunggah konten, memberi komentar, hingga berinteraksi dengan pengguna lain merupakan tindakan sosial yang memiliki makna dan konsekuensi,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan kecakapan digital penting agar anak-anak mampu menggunakan media digital secara bijak, aman dan bertanggung jawab.
“Penguatan kecakapan digital menjadi sangat penting agar anak-anak mampu menggunakan media digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab sejalan dengan semangat gerakan nasional Makin Cakap Digital,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep cakap digital, yakni kemampuan menggunakan media digital secara cerdas, kritis, beretika, aman dan bertanggung jawab.
Melalui diskusi interaktif dan studi kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, peserta diarahkan untuk mampu membedakan antara fakta dan opini, serta memahami pentingnya memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
Dr Maemunah menambahkan, literasi digital tidak hanya dipahami sebagai kemampuan teknis menggunakan gawai.
“Literasi digital juga merupakan kecakapan berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi serta membagikan informasi di ruang digital,” tambahnya.
Melalui kegiatan yang terintegrasi dengan perkuliahan ini, mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh diharapkan tidak hanya memahami teori secara konseptual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan pengalaman praktik langsung di tengah masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim pengabdian juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras, mie instan dan telur kepada anak asuh LKSA Mawaddah. Aksi sosial ini menjadi bagian dari gerakan taawun sekaligus persiapan menyambut bulan suci Ramadan.


















