Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

PGRI Cabang Khusus Kemenag Tana Toraja Gelar Konferensi Perdana, Fokus Program Kerja dan Porsenijar Sulsel 2026

×

PGRI Cabang Khusus Kemenag Tana Toraja Gelar Konferensi Perdana, Fokus Program Kerja dan Porsenijar Sulsel 2026

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Tana Toraja. Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja menggelar Konferensi Cabang Khusus perdana pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja dan diikuti pengurus cabang khusus, pengawas Kemenag serta kepala madrasah se-Kabupaten Tana Toraja.

Konferensi ini menjadi momentum penting bagi PGRI Cabang Khusus Kemenag Tana Toraja yang baru terbentuk pada 17 September 2025 lalu. Selain menyusun arah organisasi, forum ini juga menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat peran guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kementerian Agama.

Example 300x600

Hadir membuka kegiatan secara resmi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tana Toraja, Usman Sennong. Dari jajaran pengurus PGRI Kabupaten Tana Toraja turut hadir Luther Lopi Mangalla’, S.Pd. selaku Wakil Ketua II, Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris, serta Drs. Sampe Baralangi, M.Sc. selaku Ketua Bidang Pembinaan Kerohanian dan Karakter Bangsa.

Dalam laporannya, Ketua PGRI Cabang Khusus Kemenag Kabupaten Tana Toraja, Margaretha Patandean menyampaikan bahwa jumlah pengurus cabang khusus mencapai 96 orang yang berasal dari berbagai unsur di lingkungan Kemenag Kabupaten Tana Toraja.

“Komposisi pengurus berasal dari semua elemen yang ada di Kemenag Kabupaten Tana Toraja sehingga diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam organisasi profesi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa PGRI Cabang Khusus Kemenag Kabupaten Tana Toraja telah menunjukkan kiprah positif pada ajang Porsenijar PGRI Kabupaten Tana Toraja tahun 2025. Dalam ajang tersebut, kontingen cabang khusus berhasil meraih medali pada delapan cabang lomba.

Adapun materi utama konferensi membahas rancangan dan penetapan program kerja tahun 2026. Selain itu, peserta juga membicarakan persiapan menghadapi Porsenijar PGRI Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Sidrap.

Dalam sambutannya, Usman Sennong berharap kehadiran pengurus PGRI Kabupaten Tana Toraja dapat membimbing pengurus cabang khusus dalam pengelolaan organisasi profesi secara baik dan profesional.

Ia menegaskan bahwa organisasi profesi wajib diikuti oleh seluruh ASN yang menduduki jabatan fungsional guru. Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan regulasi Kementerian PANRB terkait jabatan fungsional guru yang mewajibkan keterlibatan dalam organisasi profesi.

“Masuknya guru-guru Kemenag ke dalam organisasi PGRI merupakan bagian dari upaya menegakkan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Dukungan Kepala Kantor Kemenag terhadap eksistensi PGRI juga ditunjukkan melalui ajakan kepada seluruh ASN Kemenag Kabupaten Tana Toraja agar aktif berpartisipasi dalam wadah PGRI. Menurutnya, khusus di lingkungan Kemenag, keterlibatan guru dalam organisasi profesi juga menjadi bagian dari penilaian kinerja.

Pada kesempatan tersebut, Usman Sennong turut menyampaikan dua rekomendasi penting untuk menjadi perhatian organisasi. Pertama, penegakan kode etik guru dan kedua, pembinaan serta peningkatan kompetensi profesi guru di lingkungan Kemenag Kabupaten Tana Toraja.

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *